MAKASSAR, BKM–Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mengajak seluruh stakeholder untuk secara bersama mengawal pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada kontestasi pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwali)Palopo.
“Kami mengharapkan seluruh stekholder untuk bersama-sama menjaga dan mensukseskan PSU, karena Kota Palopo menjadi perhatian khusus,”ujar Komisioner Bawaslu Sulsel Abdul Malik pada pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kepolisian dan Kejaksaan yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu di ruang Nur Muthmainnah, Makassar, Selasa (6/5).
Selain itu, menurut Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulsel ini, pelaksanaan PSU di kota Palopo perlu diantisipasi terhadap potensi terjadinya pelanggaran.
“Diantisipasi peredaran money politik, peredaran uang palsu dan adanya beberapa kelompok atau orang yang ingin mengganggu jalannya kegiatan PSU di kota palopo,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli. Mardiana berharap seluruh pihak aktif mengawal tahapan PSU kota Palopo, mengingat tahapan kampanye akan segera dilaksanakan selama 14 hari ke depan, yaitu dimulai pada tanggal 7 Mei.
“Tanggal 7 adalah masa deklarasi oleh teman-teman KPU, 14 hari masa kampanye, dan politik dari hari ini telah bermain di media sosial,” ungkapnya.
Mardiana juga mengingatkan seluruh jajaran untuk mempersiapkan energi untuk menghadapi potensi perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Konstitusi.
“Jalan sengketa di MK itu terbuka, tugas kita bersama berjalan secara regulatif dan sangat ketat,” kata Mardiana. (rif)

