MALILI, BKM — Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Luwu Timur Gemilang (Perseroda)
menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi sebagai bagian dari upaya meninjau sejauh mana progres dan arah strategis perusahaan milik daerah tersebut di Ruang Rapat Pimpinan Setda Luwu Timur baru-baru ini.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Lutim, Masdin mengatakan BUMD tersebut terus menunjukkan langkah proaktif dalam mengembangkan potensi bisnis daerah. Dalam sambutannya, Masdin menegaskan pentingnya rapat ini sebagai instrumen pengawasan dan penguatan arah bisnis BUMD.
“Rapat Monev ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian penting untuk memastikan keberlanjutan usaha yang mampu memberi kontribusi nyata terhadap pendapatan asli daerah (PAD),” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT. Luwu Timur Gemilang, Ikal AS., ST., dalam pemaparannya menjelaskan sejumlah rencana pengembangan bisnis yang tengah dikaji.
Di samping core business yang bergerak di bidang pertambangan, kata Ikal, Perseroda juga tengah menjajaki peluang usaha di sektor pertanian, khususnya budidaya rumput laut.
“Potensi laut Luwu Timur cukup besar dan belum tergarap optimal. Kami sedang melakukan kajian serius agar sektor ini bisa menjadi lini bisnis baru yang menjanjikan dan berdampak pada peningkatan PAD,” ungkap Ikal.
Rapat ini juga menjadi forum strategis untuk menyamakan visi antara manajemen Perseroda dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, guna mendorong tumbuhnya BUMD yang sehat, inovatif, dan mampu bersaing di berbagai sektor.
Hadir dalam kesempatan itu Kepala Bapelitbangda, Dohri As’ari, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Muhammad Yusri, perwakilan Bagian Ekbang, serta jajaran Direksi dan Komisaris PT. Luwu Timur Gemilang (LTG). (rls)

