pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

TP dan IAS Pembicara Pada Bimtek Seluruh Anggota Fraksi Golkar

IST BERSAMA--Ketua Golkar Sulsel Taufan Pawe duduk bersama senior Golkar Ilham Arief Sirajuddin, Andi Marzuki Wadeng dan Rahman Pina pada acara Bimtek bagi seluruh anggota Fraksi Golkar se-Sulsel di Hotel Claro Makassar sejak Jumat (1/8) hingga Minggu (3/8).

MAKASSAR, BKM–Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan Dr H Taufan Pawe (TP) , menekankan pentingnya posisi legislatif sebagai pilar utama pemerintahan. Olehnya itu, TP mendorong seluruh anggota Fraksi Golkar untuk tampil sebagai mitra kritis pemerintah, bukan lawan politik.
“Golkar bukan musuh pemerintahan, tapi bagaimana menjadi mitra kritis. Kita berikan masukan agar pemerintahan berjalan baik,” tegas TP, Sabtu (2/8).

TP yang juga merupakan anggota DPR RI, menyoroti pentingnya sinergi lintas tingkatan dalam tubuh fraksi. Ia mencontohkan kinerja solid Fraksi Golkar di Komisi II DPR RI yang dinilai mampu memengaruhi arah kebijakan nasional karena kuatnya kolaborasi dan koordinasi antaranggota.
Selain itu, ia mengajak seluruh kader untuk memahami dan mengawal arah kebijakan nasional yang dirumuskan dalam program Asta Cita milik Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

“Program Asta Cita harus kita kawal bersama. Kita harus memahami substansinya dan pastikan implementasinya menyentuh masyarakat,” ujarnya.
Dalam forum ini, TP juga menyinggung Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135 Tahun 2025 yang kini menjadi perbincangan hangat di ranah politik nasional. Ia menegaskan bahwa hingga kini Partai Golkar belum mengambil sikap resmi, dan masih dalam tahap kajian.

“Putusan MK tidak bisa diotak-atik, dikritisi boleh. Kami semua di Fraksi Golkar akan melakukan kajian dan pendalaman,”jelas mantan Wali Kota Parepare dua periode ini.
Secara pribadi, TP menyebut bahwa masa jabatan hasil Pemilu 2024 sebaiknya diperpanjang selama dua hingga dua setengah tahun, seraya menanggapi wacana pemilu jeda yang ia nilai terlalu ekstrem.
“Kalau jeda dua setengah tahun itu menurut saya terlalu ekstrem. Tapi Golkar pasti mencari yang terbaik untuk bangsa ini,” tambahnya.
Seperti diketahui, Partai Golkar Sulsel terus memperkuat kapasitas politik kadernya dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi seluruh anggota Fraksi Golkar se-Sulsel di Hotel Claro Makassar sejak Jumat (1/8) hingga Minggu (3/8).

Bimtek ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan peran strategis anggota dewan dalam menjawab dinamika politik terkini.
Acara ini juga menghadirkan sejumlah tokoh penting, seperti Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin yang didapuk sebagai pemateri utama, serta senior Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin.
Ketua Panitia Bimtek, Lukman B. Kadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti seluruh anggota Fraksi Golkar dari DPRD kabupaten/kota hingga provinsi se-Sulsel.
Ia berharap Bimtek ini bisa memperkaya pengetahuan dan ketajaman analisis politik kader Golkar, termasuk dalam membaca implikasi dari putusan-putusan hukum strategis seperti yang dikeluarkan oleh MK. (jun/rif)



×


TP dan IAS Pembicara Pada Bimtek Seluruh Anggota Fraksi Golkar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link