LANGKAH PPATK yang memblokir rekening nasabah karena tidak digunakan bertransaksi dalam kurun waktu beberapa bulan sangat merugikan. Pemblokiran tersebut dapat menjadi masalah besar, khususnya bagi mahasiswa yang masih bergantung penuh pada kiriman uang dari orang tua.
Kebijakan tersebut sangat meresahkan, sangat sulit, terutama kita anak kuliahan yang tidak menentu kapan ditransferkan uang. Itu sangat menyusahkan jika sampai diblokir.
Mahasiswa sering berada dalam kondisi keuangan yang tidak stabil. Dana yang mereka terima biasanya digunakan untuk kebutuhan kuliah sehari-hari, seperti biaya transportasi, fotokopi, hingga kebutuhan makan. Ketika rekening diblokir, mahasiswa harus menanggung beban tambahan karena tidak bisa mengakses uang mereka secara langsung.
Kasus ini mencuat setelah sejumlah mahasiswa melaporkan adanya pemblokiran rekening tanpa kejelasan informasi yang memadai. Kondisi tersebut memperburuk situasi karena mahasiswa merasa tidak memiliki ruang untuk menyelesaikan masalah dengan cepat.
Karena itu kita sangat berharap pihak terkait dapat memberikan solusi yang lebih ramah bagi pengguna, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa. Kejelasan informasi serta mekanisme yang transparan diharapkan mampu mencegah keresahan serupa terjadi di kemudian hari. (mg1)

