MAKASSAR, BKM–Legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kota Makassar, Irwan Hasan, menegaskan bahwa keluhan warga di daerah pemilihan (Dapil) 5 meliputi Kecamatan Mamajang, Mariso, dan Tamalate harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Makassar.
Menurutnya, berbagai persoalan infrastruktur yang dibiarkan berlarut bukan sekadar masalah teknis, tetapi cerminan lemahnya keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan.
Irwan Hasan yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Makassar ini menerima langsung keluhan warga yang mayoritas menyoroti sulitnya mendapatkan air bersih dari Perumda Air Minum (PDAM). Bahkan, sekitar 40 persen rumah tangga di kawasan Andi Tonro mengaku tidak mendapat suplai air sama sekali.
“Air bersih bukan lagi sekadar kebutuhan pokok, tapi hak dasar masyarakat. Kalau PDAM tidak mampu melayani, berarti ada yang salah dalam manajemen. Kami akan menekan pemerintah kota dan PDAM untuk segera menyelesaikan persoalan ini. Jangan sampai warga terus dikorbankan,” ungkapnya, Selasa (23/9).
Selain air bersih, warga juga menyoroti buruknya drainase yang tidak berfungsi optimal. Kondisi ini membuat wilayah rawan genangan dan banjir lokal setiap kali hujan deras. Jalan rusak, minim penerangan jalan, hingga proyek penutup got yang mangkrak turut menambah daftar panjang persoalan yang tak kunjung ditangani.
“Ini bukan sekadar keluhan infrastruktur, tetapi soal komitmen politik pemerintah dalam memberikan pelayanan yang layak. Kalau jalan rusak, lampu jalan gelap, sampah menumpuk, itu artinya pemerintah abai terhadap kualitas hidup warganya,” ujarnya.
Irwan juga mengingatkan pemerintah agar lebih serius menambah armada pengangkut sampah serta fasilitas Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di kawasan padat penduduk. Menurutnya, masalah persampahan yang berulang tidak bisa terus ditutup-tutupi dengan alasan anggaran.
Politisi PPP ini menegaskan, aspirasi warga yang ia terima tidak akan berhenti diatas kertas saja. Ia berkomitmen untuk mengawal setiap persoalan hingga ada tindakan nyata dari SKPD terkait.
“PPP akan terus berada di garis depan memperjuangkan aspirasi rakyat. Ini bukan hanya soal mendengar keluhan, tetapi memastikan solusi politik hadir di tengah masyarakat,” tuturnya. (ita/rif)

