LUWU, BKM — Tabung elpiji 3 kg kini jadi mahluk langka di Kabupaten Luwu. Sejumlah warga mengeluhkan soal langkahnya tabung elpiji 3 kg di pasaran. Tak hanya langkah tapi juga harganya terbilang mahal.
Sebelumnya harga setiap tabung Rp 18 ribu kini naik hingga Rp 35 ribu pertabung. Kondisi ini benar-benar membuar warga kelimpungan.
Tokoh masyarakat setempat yang juga mantan anggota DPRD Luwu Muhaddar menyoroti mahal dan langkanya tabung elpiji di Luwu. “Banyak warga mengeluh dan kondisi ini tak bisa dibiarkan berlarut-larut,” ujar Muhaddar kepada BKM, Selasa (19/7)
Kelangkaan elpiji 3 kg tak perlu terjadi jika Pemkab pro aktif menyikapi kondisi ini sejak dini. “Bayangkan pak, sudah langka, harganya mahal lagi. Kasian warga padahal ini kebutuhan utama mereka,”tandas Muhaddar
Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan UKM Luwu Suaib Ramatang mengaku akan menyikapi kondisi langkanya stok tabung elpijo 3 kg. “Saya baru tahu dari media nanti kita akan cek dan turunkan tim pemantau seperti apas solusi kita akan bahas untuk secepatnya disikapi secepatnya,” tandas Suaib (wan/C)

