pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Fitri, Alumni Umsi: Program MBG Jadi Gerakan Bersama

PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat adalah langkah besar dalam menjawab persoalan klasik bangsa: gizi dan pendidikan. Anak-anak yang sehat dan bergizi baik adalah pondasi utama dalam membangun generasi unggul, namun tantangannya tidak sederhana.

”MBG tidak bisa berjalan efektif jika hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen pemerintah, sekolah, masyarakat, dan dunia usaha.
Dalam praktiknya, penyediaan makanan bergizi di sekolah bukan hanya soal anggaran, tetapi juga manajemen, pengawasan, dan edukasi,” ujar Fitri, alumni Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Sinjai (Umsi).

Pemerintah, lanjutnya, telah membuka jalan dengan menyediakan dukungan kebijakan dan pembiayaan, namun di lapangan, peran sekolah dan masyarakat menjadi penentu keberhasilan. Guru, orang tua, dan pengelola kantin sekolah harus memastikan menu yang disajikan memenuhi standar gizi dan kebersihan.

Selain itu, pelibatan UMKM lokal dalam penyediaan bahan pangan bisa menjadi langkah strategis. Di satu sisi, hal ini memperkuat ekonomi daerah, dan di sisi lain memastikan rantai pasok makanan bergizi tetap terjaga. Dengan begitu, MBG bukan hanya sekadar program konsumsi, tetapi juga penggerak ekonomi rakyat.

”Kita tentu tidak ingin MBG hanya berhenti di tataran seremonial. Dibutuhkan pengawasan dan komitmen berkelanjutan agar program ini benar-benar menyentuh sasaran, terutama di daerah-daerah dengan angka stunting yang masih tinggi,” tuturnya.

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan yang dimulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, hingga peran media yang dapat ikut mengedukasi publik tentang pentingnya gizi seimbang.

Keberhasilan MBG pada akhirnya bukan diukur dari banyaknya porsi yang dibagikan, melainkan dari perubahan nyata pada kesehatan dan semangat belajar anak-anak Indonesia. Bila semua pihak mau bersinergi dan menempatkan kepentingan generasi muda di atas segalanya, maka cita-cita mencetak generasi emas 2045 bukanlah mimpi yang jauh. (jar)




×


Fitri, Alumni Umsi: Program MBG Jadi Gerakan Bersama

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link