pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

GoZero Telkom Berhasil Kumpulkan 1,4 Ton Sampah di Pantai Galesong

SAMPAH -- EVP Telkom Revional V KTI, Amien Soebagyo, Kepala Bagian Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Bau Asseng, dan VP Suistanability PT Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, saat ikut dalam gerakan GoZero% Goes to Makassar yang digelar di Pantai Galesong-Barombong, Kabupaten Takalar.

TAKALAR, BKM — Jarum jam baru menunjukkan pukul 07.35 Wita ketika ratusan karyawan PT Telkom Regional V Kawasan Timur Indonesia (KTI) bersama siswa SMK Telkom Makassar, karyawan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, komunitas Marine Buddies Makassar, dan masyarakat sekitar, ikut serta meramaikan kegiatan GoZero% Goes to Makassar.
Kali ini digelar di kawasan Pantai Barombong-Pantai Galesong, Kabupaten Takalar, Sabtu, 18 Oktober 2025. Para peserta dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok melakukan pembersihan sampah di kawasan pantai Barombong. Dan satu kelompok lainnya di kawasan Pantai Galesong.
Dengan penuh keceriaan, para peserta GoZero memunguti sampah yang berserakan di kawasan pantai tersebut. Ada yang membawa alat penggaruk untuk mengais sampah yang telah bercampur dengan tanah. Dan ada pula yang membawa kantongan untuk memasukkan sampah yang telah terpunguti.
Berbagai macam sampah dipunguti peserta GoZero. Ada kantongan plastik, kertas, pempers, pecah beling, dan potongan besi yang berkarat. Sampah-sampah tersebut dimasukkan ke dalam kantongan yang berbeda. Ada kantongan untuk sampah organik dan ada pula sampah non organik.
VP Suistanability PT Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, EVP Telkom Revional V KTI, Amien Soebagyo, Kepala Bagian Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Bau Asseng, tampak ikuit berbaur memunguti sampah bersama para peserta.
Setelah berlangsung hampir dua jam, kegiatan GoZero ini ditutup. Para peserta kemudian mengumpulkan kantongan sampahnya di tempat yang telah ditentukan panitia. Sekitar seratusan kantongan plastik tersebut kemudian dilakukan penimbangan. Hasilnya cukup fantastis. Jumlah timbangannya mencapai 1,4 ton.
”Hasil penimbangannya berjumlah 1,4 ton. Sebuah angka yang membuat kita jadi prihatin. Karena sebelumnya kita hanya menargetkan pemungutan sampah ini sebanyak 500 kilogram. Ini tentu menjadi pekerjaan besar bagi kita ke depannya agar bagaimana jumlah sampah ini dapat dikurangi. Atau bahkan jika bisa dihilangkan sama sekali. Caranya dengan membuang sampah di tempat yang telah disediakan. Pada kesempatan ini, kami akan membagikan perlengkapan kebersihan berupa tempat sampah yang sudah terpisah antara sampah organik dan non organik,” tutur VP Suistanability PT Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, di sela acara GoZero tersebut.
Bagi pemerintah pusat, tutur Gunawan, telah menetapkan target kalau pada tahun 2060 mencapai net zero emission melalui pengelolaan sampah yang tepat. Ini berarti, emisi karbon dari pengelolaan sampah, seperti gas metana dari tempat pembuangan akhir harus seimbang dengan jumlah karbon yang diserap atau dikompensasi.
Gunawan menuturkan, aksi ini adalah bagian dari program GoZero yang telah dijalankan di berbagai kota, seperti Medan, Bandung, dan Tarakan. Khusus untuk Kota Medan sendiri, dari hasil bersih-bersih sampah yang digelar sebelumnya berhasil terkumpul 1,5 ton.
GoZero adalah inisiatif Telkom untuk mendorong pengurangan jejak karbon, tidak hanya untuk bisnis, tapi juga untuk masyarakat. Kesuksesan GoZero di Makassar tentunya akan dilanjutkan dengan menggelar kegiatan semacamnya di daerah Jawa Tengah atau Jawa Timur.
EVP Telkom Regional 5, Amien Soebagyo, menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Telkom dalam menjalankan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). Telkom Indonesia punya tiga pilar utama ESG. Pilar pertama soal lingkungan, ini bentuk komitmen menjaga laut dan pesisir. Pilar kedua adalah sosial, makanya kami libatkan pelajar dan masyarakat. Pilar ketiga adalah tata kelola.
Disebutkan, Pantai Barombong dan Galesong dipilih karena berdasarkan riset Universitas Hasanuddin (Unhas) tahun 2023, kawasan ini memiliki tingkat pencemaran sampah cukup tinggi. Padahal, kawasan ini punya potensi besar untuk pariwisata dan ekonomi.
”Ini merupakan program Telkom Indonesia di Unit Sustainability. Adapun tema yang kami angkat adalah ‘Revive the Sea, Renew Our Future’. Karena wilayah Telkom Regional V meliputi, Papua, Sulawesi, dan Maluku areanya mayoritas laut. Sehingga kegiatan kita saat ini dipusatkan di pantai,” kata Amien.
Sementara itu, Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Bau Asseng, penanganan sampah di Makassar ini berawal dari Perpres No.13 tahun 2025. Secara nasional, masyarakat diminta mengurangi sampah 51,2 persen ditahun 2025. Karena sampah organik sekarang ini mencapai 54 persen.
Untuk mencapai angka ini, Pemerintah Kota Makassar telah menjalankan lima kegiatan ke RT dan RW. Yaitu satu RT dan RW ada satu urban farming, satu bank sampah, dan satu maggot, satu biopori, dan satu eko enzim.
”Untuk sampah non organik sudah banyak yang tangani karena bernilai ekonomis. Sedangkan untuk sampah organik, inilah yang sedang kami garap bersama lembaga lain termasuk PT Telkom ini.
”Aksi Telkom luar biasa, kami sangat mengapresiasi. Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan bersama-sama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kuncinya adalah sinergi dan pemilahan sampah sejak dari rumah. Sampah yang terkumpul dari kegiatan ini dibawa ke bank sampah. Artinya, selain bersih pantai, ada manfaat ekonominya juga. Kami di DLH siap berkolaborasi jika aksi seperti ini terus dilakukan,” ujar Bau Asseng.
Banyaknya sampah yang ada di pantai dan laut bukan hal yang bisa dipandang sebelah mata. Hal ini menjadi isu penting yang menentukan keberlanjutan di lingkungan baik masyarakat sekitar, hingga ekosistem laut yang memiliki banyak manfaat bagi manusia. (mir)



×


GoZero Telkom Berhasil Kumpulkan 1,4 Ton Sampah di Pantai Galesong

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link