TAKALAR, BERITAKOTAMAKASSAR.COM — Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Sulawesi Selatan (Sulsel) melaksanakan Gelar Karya dan Doa Bersama Tahun 2025 di pelataran kampus ISBI Sulsel, Kelurahan Sombalabella, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Senin sore, 3 November 2025.
Ketua Panitia Erwin Sirajuddin S.Sn., M.Sa. yang juga dosen ISBU Sulsel dalam sambutannya, mengatakan bahwa semua harus bersama-sama bergandengan tangan, berkasih sayang di dalam rangka menapaki dan bersama-sama mendorong tetap maju mandiri dan karya di Sulawesi. Khususnya bagi seni dan budaya yang ditinggalkan para leluhur.
”Alhamdulillah, suasana yang begitu ceria dan bahagia ini kita bisa bertemu karena waktu bergerak terus. Kami ucapkan terima kasih atas kehadirannya,” ujar Erwin.
Pelaksana Tugas (Plt) Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tujuh Sulawesi Selatan Hamzah, mengatakan bahwa ini dirinya pertama kali datang ke kampus ini.
”Terlebih dahulu saya sampaikan bahwa ini pertama kalinya saya datang di tempat ini. Saya selalu bertanya di mana kampus ISBI dan bagaimana kelanjutannya. Ternyata sudah berlangsung proses belajar mengajarnya,” ungkap Hamzah.
Selama ini, lanjut Hamzah, ia mengetahui kampus ISBI ada di Tepo, Desa Banggae, Kecamatan Mangarabombang, Takalar. Tepatnya di jalan masuk di permandian Topejawa.
”Baru saya tahu ISBI ada di lokasi ini. Kedatangan kami bersama para guru SMA Takalar dan siswa siswi dari berbagai SMA, semoga ke depan kita dapat bekerja sama dengan hadirnya kampus negeri di Kabupaten Takalar,” imbuhnya.
Kepala Bagian Akademik ISI Surakarta Esha Karwinarno , S.Sn. M.M. mengatakan bahwa kehadirannya mewakili Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta untuk memberikan dukungan dan support kepada ISBI Sulsel. Karena tahun 2025 telah terbit Kepres terkait kehadiran ISBI di Sulsel secara resmi.
Untuk saat ini, menurut Esha, ISBI Sulsel membuka tiga program studi. Masing-masing Prodi Desain Interior (S1), Program Studi Film dan Televisi (S1), dan Program Studi Teater (S1) yang pertama di Sulsel.
”Kalau di ISI ISI Surakarta sudah ada lebih 20 program studi. Tidak menutup kemungkinan ISBI Sulsel akan lebih banyak lagi program studi yang dibuka,” kata Esha. (*)

