pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Aspidmil Kejati Sulsel Hadir di Polimarim AMI, Ungkap Penanganan Perkara Konektivitas

Aspidmil Kejati Sulsel Kolonel Laut Dr. M. Asri Arief menjadi narasumber dalam kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kampus Polimarim AMI Makassar.

MAKASSAR, BKM — Asisten Pidana Militer (Aspidmil) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan Kolonel Laut Dr. M. Asri Arief, S.H., M.Si., CTMP hadir di kampus Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar, Selasa (2/12). Ia menjadi narasumber talk show yang  diikuti 400 taruna taruni Polimarim.

Hadir Wakil Direktur II Alfian, S.H., M.H., Wakil Direktur III Mashudi Gani, S.Sos., M.M., dan Wakil Direktur IV Dr. Ir. Anwar Tahir, S.T., M.M., IPM., ASEAN.Eng. serta para dosen.

Direktur Polimarim Dr. Ir. H. Amrin, S.E., S.T., M.M., M.A.P, CRP, CIQA dalam sambutannya yang disampaikan Wadir II, sangat mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih atas kesediaan Kejati Tinggi Sulsel, khususnya Bidang Pidana Militer menggelar kegiatan ini di kampus.

“Awalnya kami rencana menghadirkan 500-an taruna taruni. Dari hasil koordinasi terakhir disepakati cukup menghadirkan 400 orang,” ujarnya.

Kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat bagi taruna. Selain mengenal lebih dekat tentang Bidang Pidana Militer, kegiatan ini tentu menjadi sumber inspirasi dan pengayaan wawasan terkait penegakan hukum.

Di bagian awal, Aspidmil menyampaikan sambutan mewakili Kejati Sulsel. Ia mengucapkan terima kasih atas kesediaan pimpinan beserta civitas akademika Polimarim menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan ini.

Kolonel Asri kemudian membahas terkait kedudukan, tugas dan fungsi Bidang Pidana Militer Kejaksaan RI. Mulai dari proses lahirnya Aspidmil, hingga kasus yang telah ditangani dalam wilayah hukum yang dibawahi.

”Usia Bidang Pidana Militer saat ini sudah empat tahun. Salah satu tugasnya adalah melaksanakan koordinasi teknis. Untuk wilayah tugas kami meliputi Provinsi Sulsel, Sultra, dan Sulbar,” ungkap Kolonel Asri yang sudah menjabat selama 1.155 hari sebagai Aspidmil Kejati Sulsel.

Wilayah tugas tersebut, menurut Kolonel Asri, berada di daerah yang memiliki Oditurat Militer. Salah satunya di Sulawesi Selatan.

Ia juga menegaskan, walau kini menjabat sebagai Aspidmil di lingkup Kejati Sulsel, dirinya tak bisa beralih menjadi seorang PNS.

Untuk penanganan perkara, Kolonel Asri menjelaskan bahwa pihaknya bertugas melaksanakan koordinasi teknis terkait perkara konektivitas, yang tidak pidananya dilakukan oleh dua orang atau lebih, yang pelakunya berasal dari sipil dan militer.

”Bila ada sebuah perkara yang melibatkan kalangan sipil dan militer, kami kemudian melakukan koordinasi untuk penanganannya. Kehadiran kami untuk memastikan tidak ada yang kebal hukum,” tandasnya.

Selain penanganan perkara, Bidang Pidana Militer juga menggelar beragam kegiatan. Keberadaan kampus, disebut M Asri Arief, tentu berperan besar dalam menyebarluaskan informasi tentang eksistensi dan tugas Bidang Pidana Militer. Sinergi Kejati dengan dunia kampus tentu sangat penting dan patut dilaksanakan secara berkelanjutan.

Di bagian akhir penyampaiannya, Asri Arief menekankan bahwa seorang pelaut tidak selamanya berada di laut. Suatu saat akan ada di darat dan beriteraksi dengan masyarakat umum.

”Jadi, dunia ini tidak sebatas haluan dan buritan. Bagaimana pun jagonya Anda di Nautika dan teknika, ujung-ujungnya di darat juga,” kata Aspidmil yang rutin menulis soal kelautan. (*)

 



×


Aspidmil Kejati Sulsel Hadir di Polimarim AMI, Ungkap Penanganan Perkara Konektivitas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link