Sinjai, BKM– Perluasan sarana ibadah dan perbaikan fasilitas penunjang di lingkungan lembaga pendidikan keagamaan terus mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sinjai. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya menciptakan kenyamanan bagi para santri sekaligus memperkokoh syiar Islam di wilayah pedesaan.
Langkah dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, saat menerima audiensi dari jajaran Pengurus Yayasan Jabal Nur Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Jibal, Desa Kaloling, Kecamatan Sinjai Timur. Pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sinjai pada Senin, 29 Juni 2026 ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Kaloling Bustan bersama sejumlah pengurus yayasan setempat.
Dalam dialog tersebut, Pengasuh sekaligus Pimpinan Ponpes Nurul Jibal, Kamaruddin, memaparkan agenda besar lembaga mengenai rencana mendirikan bangunan masjid baru setinggi tiga lantai di kawasan pondok. Selain mematangkan rencana konstruksi tempat ibadah, pihak pesantren juga memanfaatkan momentum tatap muka ini untuk mengoordinasikan tindak lanjut perbaikan infrastruktur jalan akses menuju area pesantren yang kondisinya saat ini mengalami kerusakan cukup parah.
“Kami rencana akan melakukan pembangunan masjid 3 lantai 7 pintu, kami berharap Bupati bisa ikut membersamai kami,” ungkapnya.
Merespons pemaparan tersebut, Bupati Ratnawati Arif menyambut hangat dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh keberhasilan proyek keagamaan ini. Kamaruddin mengungkapkan rasa syukurnya atas respons cepat yang diberikan oleh pimpinan daerah, termasuk niat tulus dari keluarga besar Bupati yang berkomitmen untuk ikut berkontribusi nyata dalam menyukseskan pembangunan sarana ibadah santri tersebut.
“Alhamdulillah Bupati merespon baik kedatangan kami. Beliau rencana bersama keluarga besarnya akan ikut menyukseskan pembangunan kami,” tambahnya.
Melalui pertemuan pada akhir Juni 2026 ini, jajaran pengurus Ponpes Nurul Jibal berharap sinergi yang terbangun bersama pemerintah daerah dapat mempercepat realisasi pembangunan fisik masjid. Di sisi lain, koordinasi mengenai pembenahan infrastruktur jalan diharapkan segera ditindaklanjuti oleh instansi teknis terkait demi memberikan kenyamanan, keamanan, serta kelancaran mobilisasi bagi para santri dan masyarakat di Desa Kaloling.

