MAKASSAR, BKM — Puluhan warga yang sebelumnya menghuni Asrama TNI Bara-Baraya di Jl Abu Bakar Lambogo mulai mengosongkan bekan hunian mereka. Meski belum ada keputusan eksekusi, namun sebagian besar penghuni sudah mengambil tindakan untuk meninggalkan asrama sejak, Senin (8/8).
Sejumlah warga yang sebagaian besar merupakan anak maupun keluarga dari purnawiran anggota TNI itu terlihat sibuk mengangkut harta bendanya dari rumah yang sekian lama mereka huni sebelumnya.
Pengosohan ini berlangsung tertib tanpa ada riak. Beberapa personil dan mobil truk dinas milik Kodam VII/Wrb ikut membantu warga mengangkut harta benda mereka keluar dari asrama. Pengosongan ini juga disaksikan pihak Komando Distrik Militer (Kodim) 1408/BS Makassar
Sekedar diketahui, jumlah rumah yang berada di aeral Asrama Bara-Baraya tercatat sebanyak108 unit dan dihuni 202 kepala keluarga. Adapun upaya pengosongan ini akan dilakukan bertahap dan dengan upaya pendekatan persuasif dari pihak Kodam.
Komandan Kodim (Dandim) 1408/BS Makassar, Kolonel Kav Otto Sollu mengungkapkan, personilnya diturunkan untuk membantu warga mengangkut harta benda mereka. Adapun pengosongan, kata Otto, murni inisiatif warga sendiri.
“Ada sekitar 202 kepala keluarga yang menghuni asrama ini. Anggota kami turun ke lokasi bukan dalam rangka eksekusi tapi membantu mereka yang ingin pindah. Mereka mengaku sadar bahwa tanah yang mereka tempati bukan milik mereka,” jelas Dandim.
Otto Sollu menjelaskan, pengosongan dilakukan lantaran lahan yang ditempati asrama telah diminta kembali oleh Daeng Matikan, selaku pemilik. Menurutnya, lahan yang digunakan sejak tahun 1952 itu hanya berstatus pinjaman.
“Warga selaku pemilik sudah meminta, makanya kita membantu mereka keluar. Dulu tanah ini punya Daeng Matikan, karena statusnya hanya pinjam pakai,” jelasnya.
Pengosongan ini juga baru measuki tahap awal. Adapun warga yang yang telah melakukan pengosongan rumah, bernama Al Farida dan Abdul Azis. Keduanya merupakan purnawirawan TNI dan PNS TNI. Otto mengakui, dari dara yang ada 80 persen penghuni asrama sudah memiliki hunian pribadi di luar. Sementara mereka yang belum memiliki hunian pribadi akan diberikan bantuan. (ish-ril)
Penghuni Mulai Ditinggalkan Asrama Bara-Baraya
×

