MAROS,BKM — Penyakit hepatitis kembali mewabah di Kabupaten Maros. Berdasarkan informasi terakhir, warga yang terjangkit hepatitis dan menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Salewangang sudah berjumlah 36 orang.
Meski dmikian, pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengaku jumlah warga yang terserang Hepatitis belum masuk dalam kategori kejadian luasr biasa (KLB). Pasalnya, jumlah pasien hepatitis saat ini masih jauh dibanding tahun lalu yang mencapai 80 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Firman Jaya mengatakan, pihaknya telah meminta petugas puskesmas untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan.
Menurut Firman, dalam beberapa kasus, penyakit ini memang hanya memberikan sedikit gejala, terutama mereka yang berusia muda.
“Umumnya penderita mengalami demam biasa, tanpa disertai flu. Sehingga penderita tetap bersekolah. Hal ini menyebabkan penyebaran virus ke orang lain,” jelas Firman, Selasa (30/8).
Dia menuturkan, saat musim kemarau, penularan virus hepatitis memang cepat. Sehingga diminta untuk pencegahan penularan penyakit ini ketika ada warga yang mengalami demam, maka diminta untuk istirahat sejenak.
Sementara itu, Kepala Perawatan Bangsal anak RS Salewangang Jenita mengatakan, dalam sepekan ini, penderita hepatitis yang dirawat di bangsal anak mencapat lima orang. Selebihnya adalah orang dewasa. Menurutnya, penderita hepatitis anak melonjak pada pekan ini. Bahkan ada pasien yang masuk secara bersamaan dalam sehari.
“Selama ini, ada saja penderita penyakit hepatitis yang dirawat. Namun baru kali ini kami menerima pasien yang hampir bersamaan masuknya. Hanya beda hari. Hampir semua kamar, ada pasien hepatitis,” jelasnya.
Jenita menuturkan, pihaknya tidak bisa memastikan jenis hepatitis yan diderita pasien yang menjalani perawatan. Karena sejauh ini petugas laboratorium masih mengambil sampel darah pasien. “Kami masih menunggu hasil laboratorium untuk memastikan jenis hepatitis yang diderita pasien,” pungkasnya. (ari-ril)
Hepatitis Kembali Mewabah di Maros
×

