pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Amrin Tegaskan tak Ada Kekerasan

MAKASSAR, BKM — Direktur Politeknik Maritim (Polimarim) AMI Makassar, Amrin Rani menegaskan, tidak ada tindak kekerasan dalam bentuk apapun selama berlangsungnya madabintal (Masa Dasar Pembinaan Mental, Fisik dan Moral). Seluruh panitia, baik dari kalangan staf, dosen maupun taruna senior harus melaksanakan tugas-tugasnya sesuai aturan.
”Saya ingin semua lebih sempurna tahun ini. Tinggalkan kekerasan dalam bentuk apapun. Tidak boleh ada tindakan yang tak mendidik. Jika ada yang menyimpang dari ketentuan, khususnya oleh senior, agar diambil tindakan tegas terhadap mereka,” kata Amrin usai membuka madabintal bagi taruna taruni Polimarim AMI Makassar, Rabu (14/9).
Lebih jauh Amrin di depan para catar dan catari, mengatakan berbangga karena madabintal kali ini merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan Polimarim AMI. Sebab tahun-tahun sebelumnya, kampus ini masih bernama Akademi Maritim Indonesia (AMI) Veteran Makassar.
”Sebagai direktur pertama Polimarim, saya sangat bangga karena madabintal ini merupakan yang pertama sejak terbentuknya Polimarim AMI. Apalagi madabintal ini dilaksanakan di tahun 2016 dan diikuti 616 orang. Karenanya, anda semua patut pula berbangga karena merupakan yang pertama mengikuti basis sejak Polimarim AMI terbentuk,” kata Amrin, yang disambut aplaus para catar dan catari.
Pada pembukaan madabintal, dibacakan janji taruna taruni Polimarim AMI Makassar. Selanjutnya, Direktur Polimarim memotong rambut dua perwakilan catar dan satu catari sebagai pertanda dimulainya madabintal.
Ketua panitia, Muh Arsyad didampingi Sekretaris, Asrianto menyebut, madabintal tahun ini diikuti 616 taruna taruni. Terdiri dari calon taruna 556 orang dan calon taruni (catari) 57 orang, serta tiga taruna madya. Kegiatan ini berlangsung hingga 17 September mendatang.
Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun ini bertujuan untuk pembentukan fisik, sikap, perilaku serta penampilan sebagai taruna/taruni.
”Selain itu, juga untuk mengubah mental calon taruna/taruni, agar dapat mandiri dan sadar akan pentingnya disiplin, tata tertib serta semua peraturan yang berkenaan dengan pendidikan dan latihan, demi kemajuan institusi. Terutama bagi taruna/taruni secara keseluruhan,” kata Arsyad.
Selama madabintal berlangsung, para peserta mendapatkan sejumlah materi. Diantaranya Peraturan Militer Dasar (Permildas) berupa Peraturan Baris Berbaris (PBB), Peraturan Penghormatan Militer (PPM), Tata Upacara Militer (TUM) dan Peraturan Disiplin Taruna (PDT).
Setelah madabintal usai, para catar peserta selanjutnya akan mengikuti pendidikan dan latihan bela negara (diklat belneg). Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini dipusatkan di markas Rindam Pakkatto, Kabupaten Gowa. (*/rus)



×


Amrin Tegaskan tak Ada Kekerasan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar