pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Sengketa Berlanjut, Dua Kubu Saling Tebas

SIDRAP, BKM — Konflik warga dan PT Margareksa, di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Sidrap, sepertinya tidak hentinya. Untuk yang kesekian kalinya, kedua kubu bertikai saling bentrok, Sabtu (4/3)
Keributan berawal sekitar pukul 10.30 Wita, ketika warga sekitar bernama Lanurung (50) dan Abbas alias Labbase (60) memasuki dan melakukan penyemprotan insektisida di dalam lahan HGU milik PT Margareksa itu.
Maksud keduanya ini hendak membersihkan lahan untuk dikelola menjadi kebun produktif. Namun usaha penyemprotan diatas lahan Margareksa oleh keduanya, diketahui orang perusahaan.
Melihat ada warga yang masuk ke lahan HGU perusahaan perkebunan tebu itu, pihak pengamanan (Seko) PT. Margareksa, yakni Labeddu (50) dan Latahang (47) mendekati Lanurung dan menegurnya.
Lanurung tak menerima teguran yang dilakukan pihak perusahaaan itu dan langsung menghunus sebilah parang dan menyerang Labeddu dan Latahang.
Labeddu mengalami luka terbuka pada kepala bagian atas dan punggung tangan kanan antara ibu jari dan telunjuk kanan. Latahang mengalami luka terbuka pada leher.
Luka tebas yang dialami Latahang, lebih parah dari Labeddu. Selain di leher dengan empat belas jahitan, ia juga mengalami luka terbuka pada bahu sebelah kiri dengan lima jahitan.
Kedua korban mengalami masing-masing Labeddu luka terbuka pada kepala bagian atas dan punggung tangan kanan antara ibu jari dan telunjuk kanan.

Latahang mengalami luka parah terbuka pada leher dan mendapatkan 14 jahitan dan luka terbuka pada bahu sebelah kiri dan mendapat 5 jahitan yang diduga akibat tebasan parang dan saat ini masih dirawat di RSU Nene Mallomo, Sidrap.
Sementara, pihak warga dalam hal ini Lanurung juga ikut mengalami luka memar pada bagian perut sebelah kiri. Begitu juga dengan Abbas, mengalami luka dibagian kepala dan dilakukan perawatan di Puskesmas Lancirang.
Kapolres Sidrap, AKBP Anggi Naulifra Siregar menegaskan, pihaknya sudah menetralisir bentrokan warga dan pihak PT Margareksa tersebut. Pelaku dan barang bukti kata Anggi telah diamankan.
Sementara, Kasat Reskrim AKP Anita Taherong mengaku sudah memeriksa sejumlah saksi. Begitupun semua pelaku penebasan sudah diamankan dan dimintai keterangannya karena hanya mengalami luka-luka ringan.
Terpisah, warga sekitar, Rasidin (42) menuturkan, jika konflik antar warga dan PT Margareksa itu susah terjadi puluhan tahun lalu, dan erat kaitannya dengan ketidakjelasan luas lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Margareksa yang selama ini ikut diklaim warga sekitar.
Seteru akibat sengketa lahan ini sudah terjadi berulang kali. (ady/C)



×


Sengketa Berlanjut, Dua Kubu Saling Tebas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar