MAKASSAR, BKM — Di tengah kondisi ekonomi yang melemah saat ini, pemutusan hubungan kerja (PHK) dan peningkatan angka pengangguran menjadi ancaman.
Data dari Dinas Tenaga Kerja Sulsel, saat ini jumlah pengangguran di Sulawesi Selatan tercatat sekitar 188 ribu. Angka itu didominasi pengangguran lulusan SMA.
Menyikapi persoalan itu, Disnaker menggelar Job Fair yang berlangsung selama dua hari, 29-30 Agustus bertempat di Halaman Kantor Disnaker Sulsel.
Kepala Disnaker Sulsel, Simon Lopang menjelaskan, sebanyak 30 perusahaan dilibatkan dalam job fair tersebut. Pelamar kerja yang datang dan mengisi aplikasi lowongan tercatat sekitar 30 ribu.
Dia menegaskan, setiap tahun angka pengangguran mengalami penurunan. Namun dengan melihat kondisi saat ini, pihaknya berusaha melaksanakan berbagai program, seperti job fair untuk menekan pertambahan jumlah pengangguran.
Simon berharap kegiatan tersebut bisa rutin dilaksanakan beberapa kali dalam setahun.
Menurut rencana, kegiatan serupa kembali akan digelar Oktober mendatang.
“Ada instruksi dari pak Gubernur agar job fair rutin dilaksanakan,” jelas Simon usai pembukaan job fair, Sabtu (29/8).
Dia berharap, ke depan bukan hanya perusahaan dalam negeri, namun juga dari luar agar tenaga kerja Indonesia bisa dikirim ke luar.
“Kita masih akan merancang konsepnya seperti apa.
Namun Simon mengungkapkan pengiriman tenaga kerja ke luar juga tidak gampang karena mereka harus memiliki keterampilan sesuai kebutuhan perusahaan.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyambut positif digelarnya Job Fair tersebut.
Dia berharap ke depan, kegiatan serupa kembali digelar dengan skala yang lebih besar.
“Kegiatan ini sangat baik. Apalagi dengan kondisi ekonomi saat ini yang sedang melemah,” jelasnya. (rhm/war/c)
Pengangguran Capai 188 Ribu Orang
×

