MAKASSAR, BKM– Tujuh hari menjelang Lebaran Idul Fitri (H-7), aktifitas di pusat-pusat perbelanjaan yang ada di Kota Makassar sangat padat. Salah satunya di Pasar Butung.
Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Sulawesi Selatan menyerbu pusat grosir pakaian terbesar di Kawasan Indonesia Timur itu.
Untuk melihat seperti apa aktifitas di pasar tersebut jelang lebaran, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyempatkan waktu berkunjung
ke sana, Minggu (18/6) siang.
Aktifitas di pasar yang sempat terbakar pada Rabu, 7 Juni itu berjalan normal bahkan sangat padat. Masyarakat dari berbagai penjuru datang berbelanja kebutuhan lebaran di pusat grosir terbesar di Kawasan Timur Indonesia tersebut.
Syahrul YL dalam kunjungannya memberikan semangat kepada para pedagang dan masyarakat di sana melalui pengeras suara.
Saat diwawancarai Syahrul YL mengatakan Pasar Butung besar perananya untuk kawasan timur Indonesia. “Ada 12 provinsi yang mengambil barang di sini. Kalau dulu daerah lain harus ke Tanah Abang Jakarta, sekarang mengambil di Pasar Butung,” sebutnya.
Ia menambahkan bahwa satu kios dalam sehari bisa tiga hingga empat kali menambahkan barang baru atau cuci gudang.
“Ekonomi tahun ini lebih baik, kita berharap bisa meningkatkan ekonomi rakyat,” harapnya.
Kedatangan Syahrul ini juga dimanfaatkan oleh warga dan para pedagang untuk berfoto bersama.
Maryam warga Kabupaten Gowa yang datang berbelanja keperluan untuk anaknya di hari lebaran, mengaku senang melihat langsung Gubernur Sulsel dua periode tersebut. “Saya baru pertama kali melihat langsung Pak Gubernur. Meski begitu saya senang dan memberi semangat untuk berbelanja walau padat pengunjung di Butung,” katanya.
Sementara itu, dari pantauan BKM, sejumlah pusat perbelanjaan juga dipadati warga yang hendak berburu diskon, seperti di Mal Panakukang dan Ramayana. Bahkan, Jalan Pengayoman dan Boulevard macet parah, belum lagi parkir yang mengambil separuh badan jalan termasuk penyumbang kemacetan.(rhm)

