MAKASSAR, BKM — Seorang residivis pencurian bernama Reski sedang bernasib apes. Warga Kabupaten Gowa ini diamuk massa di Jalan Abdullah Daeng Sirua (Abdesir), Makassar, Kamis malam (24/8).
Tersangka bernama Reski. Ia merupakan spesialis pencurian di warung kopi serta jambret.
Malam itu, dia mencuri tas milik seorang wanita pada salah satu warkop di Jalan Abdesir. Saat hendak membawa kabur tas korban, Reski kemudian tertangkap oleh satpam. Ia lalu diamankan di pos penjagaan.
Mengetahui keberadaan pelaku, warga beramai-rama mendatangi pos satpam. Mereka kemudian menerobos masuk. Amuk warga terjadi. Tersangka babak belur.
Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Panakukkang dan Polrestabes Makassar depat tiba di lokasi kejadian. Petugas langsung menenangkan warga dan memintanya untuk tidak main hakim sendiri. Pelaku kemudian diinterogasi di pos satpam.
Ulah Reski telah membuat kekesalan warga memuncak. Karena ternyata di lokasi ini sudah kerap terjadi aksi pencurian dan jambret.
Usai diinterogasi, pelaku kemudian dievakusi ke mobil patroli. Selanjutnya dibawa ke Mapolsek Panakkukang untuk proses hukum.
Saat dibawa ke mobil, lagi-lagi massa bereaksi. Dengan penuh emosi mereka menyerang dan menghajar pelaku. Polisi yang mengawalnya sempat kewalahan, meski akhirnya berhasil membawa pergi pelaku.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Burhanuddin mengatakan, saat massa menyerang tersangka, polisi terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara. Salah seorang saksi dari kepolisian, Bripka Amin membenarkan hal itu.
Ia menjelaskan, tersangka Reski yang merupakan residivis pencurian di warkop ditangkap oleh satpam komples, saat membawa kabur tas milik seorang pengunjung warkop.
”Tersangka sudah di Polsek Panakkukang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” kata Burhanuddin. (jul/rus)
Spesialis Pencurian di Warkop Diamuk Warga
×

