pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Merintis Karier Sebagai Bellboy

MENJADI seorang General Manager (GM) di sebuah hotel, tentu tidaklah mudah. Butuh pengorbanan dalam menjalaninya. Pengorbanan yang paling terlihat nyata adalah berkorban waktu. Hal yang tak bisa dihindari dari seorang GM yang sarat akan pengalaman.
Kondisi inilah yang dialami GM Hotel Santika Makassar, Yuli Priono. Pria kelahiran Yogyakarta, 24 Juli 1966 ini harus menjalani hari-harinya di Makassar, jauh dari keluarga besarnya yang ada di Yogyakarta.
Yuli kini telah memiliki seorang istri bernama Maharani Dewi Aji. Ia juga telah memiliki tiga orang anak yang bernama Himarasmi Jyestha Putri Aji, Anandin Kanchana Putri Aji, dan Pakshi Cahya Hanggono Putra Aji.
Sebelum berkarir di dunia perhotelan, Yuli menghabiskan karir pendidikannya di Yogyakarta. Pria yang memiliki motto hidup ‘kerja, jujur, disiplin, dan konsisten’ ini, mulai bersekolah di SDN 1 Sleman, kemudian melanjutkan di SMPN 2 Sleman, dan kemudian di SMAN 1 Sleman.
Setelah menyelesaikan sekolahnya, ia kembali melanjutkan pendidikan kuliahnya di Akademi Bahasa Asing Yogyakarta. Yuli memulai karirnya benar-benar dari bawah. Awalnya ia hanya sebagai bellboy di Hotel Santika Yogyakarta.
Memiliki kinerja yang baik, ia kemudian diangkat menjadi Front Office Manager di hotel yang sama. Yuli kemudian dipindah tugas ke Hotel Santika Premier Semarang sebagai EAM, sebelum akhirnya menjadi GM di beberapa hotel di Indonesia.
Pertama ia menjadi GM Hotel Santika Semarang, kemudian menjadi GM di Hotel Santika Bandung. Dari Bandung, Yuli kemudian kembali ke Semarang untuk menjadi GM Hotel Santika Premier Semarang sebelum berpindah lagi sebagai GM Hotel Santika Balikpapan. Dari Balikpapan, Yuli kembali menjadi GM di Hotel Santika Purwokerto sebelum akhirnya hingga saat ini menjadi GM Hotel Santika Makassar dan Regional GM Santika Indonesia and Resort untuk Indonesia Timur.
Tentulah Yuli bukan orang sembarangan dalam memimpin Hotel Santika Makassar. Saat ini, pria yang hobi bersepeda ternyata juga dipercaya sebagai Ketua Komunitas Sepeda Lipat Makassar. Kegiatan yang tentunya begitu padat dijalani sehari-hari oleh Yuli.
Yuli juga tak lupa membagi kiat suksesnya selama ini. Ia mengatakan, sukses baginya adalah pertemuan antara kesempatan dan persiapan diri. ”Untuk itu, jika ingin sukses, maka persiapkan diri sebaik-baiknya. Mulai dari belajar, wawasan yang luas, mental, spiritualisme, dan sebagainya,” kata Yuli. (nugroho/mir/b)



×


Merintis Karier Sebagai Bellboy

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar