Banyak suka duka yang telah dialami Jana Retberg selama berada di Makassar. Yang tidak bisa ia lupakan adalah saat ia harus dilarikan ke Rumah Sakit Grestelina Makassar lantaran pencernaannya terganggu.
Laporan: Nugroho Nafika Kassa
Mahasiswi asal Jerman yang mengikuti program pertukaran pelajar di Polinas LP3i ini memang harus melatih perutnya dengan makanan Indonesia. Pasalnya, selama di Indonesia, makanan yang ia lahap selalu pedas. Sementara perutnya tidak terbiasa dengan makanan pedas. Wal hasil ia pun menderita sakit perut.
Ia mengatakan jika orang Indonesia sepertinya sangat menyukai makanan pedas, sehingga beberapa makanan yang ia makanpun semuanya pedas. Tapi menurutnya ini adalah pengalaman baru baginya.
Walaupun dalam keadaan sakit, Jana mengaku cukup senang karena perhatian orang-orang di Makassar sangat bagus. Selama di rumah sakit, Jana mendapat perlakuan yang sangat istimewa dari teman-temannya di Makassar. Makanya ia pun juga sangat bersyukur.
Selain soal makanan yang belum bersahabat dengan perutnya, Jana juga melihat masalah penting yakni kemacetan dan sampah. Saat akan menuju Indonesia, sebenarnya Jana telah mengetahui bahwa Jakarta amatlah macet sehingga ia telah mempersiapkan mentalnya agar tidak kaget. Namun setelah sampai di Jakarta dan melihat langsung kemacetan yang terjadi, ia syok. Ia tak menyangka jika kemacetannya ternyata sangat parah.
Jana juga agak risih dengan banyaknya sampah yang berserakan di pinggir jalan maupun di sungai-sungai di Jakarta. Karena menurutnya, hal semacam itu bisa saja dibenahi.
Ketika BKM menanyainya soal kondisi di Makassar, Jana hanya menjawab jika Makassar lebih baik dari Jakarta. “Soal kemacetan dan sampah, saya merasa jika Makassar lebih baik dari Jakarta, saya suka Makassar,” ucap Jana.
Setelah beberapa hari di Indonesia, Jana telah merasakan hal-hal unik yang ada maupun yang terjadi di Indonesia. Ada yang ia suka, ada juga yang membuatnya tak nyaman. Namun secara umum, ia takjub akan suasana di sini.
Wanita yang mengaku fans dari klub sepakbola, Borussia Dortmund ini mengatakan jika panorama Indonesia lah yang paling ia suka. Selain itu, orang-orang di Indonesia sangat baik baginya. “Orang-orang di sini baik, selalu melayani saya dengan bagus,” kata Jana.
Selama di Makassar, Jana pun telah mengunjungi beberapa tempat wisata. Antara lain Pantai Losari, Benteng Fort Rotterdam, dan akan ke Pulau Kayangan untuk berjemur menikmati matahari. Dikatakan Jana, bagian menikmati wisata Indonesia adalah yang terbaik baginya.
Selain wisata, Jana juga seakan takjub akan beberapa mahasiswa di Indonesia dalam mempelajari Bahasa Inggris. Baginya, bahasa internasional ini telah berkembang begitu baik di Indonesia. Ia pun mengambil hikmah dari cara belajar para mahasiswa di sini, supaya nantinya ia juga bisa mewujudkan cita-citanya menjadi guru bahasa Inggris di Jerman nanti.
Jumat (6/10) besok Jana rencananya akan pulang ke Jerman. Namun ia berhasrat untuk kembali lagi ke Indonesia suatu saat nanti. “Saya akan kembali lagi suatu saat, saya ingin sekali ke Bali, Lombok, dan Jogja. Saya benar-benar suka sama Indonesia,” tutup Jana. (nug/b)

