MAKASSAR, BKM — Dari dalam sel Polsek Bontoala, seorang tahanan berteriak-teriak. Namanya Ngampala (30), warga Jalan Petta Punggawa, Kecamatan Bontoala.
Ia tak henti-hentinya memanggil nama istrinya bernama Aisyah. Entah apa yang merasukinya, hingga Ngampala berbuat ulah yang meresahkan tahanan lainnya.
”Aisyah sayang, kamu di mana. Jengukka kodong,” begitu teriaknya.
Polisi yang bertugas sempat menegur dan memintanya tidak berteriak-teriak. Namun, Ngampala tetap saja tak mau diam,. Dia tak ingin dirinya disebut stres. Melainkan ada hal gaib yang merasuki tubuhnya.
”Saya tidak stress, Pak. Saya mohon dipanggilkan istriku. Namanya Aisyah. Dia muallaf. Ada anakku dua, Saya sangat sayang dia,” celetuk Ngampala.
Berkali-kali Ngampala berteriak-teriak lagi. “Ada yang masuk di tubuhku. Kalau memang hal yang baik, jangan saya disiksa begini. Tapi kalau hal buruk, keluarlah,” cetusnya.
Polisi yang mendengarnya langsung berujar. ”Jangan teriak-teriak. Itu bukan hal gaib yang melekat di tubuhmu. Tapi zat kimia yang masuk dan merusak saraf kamu,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bontoala Iptu Hakim Bahar.
Menurut Hakim, kemarin, Ngampala diamankan pekan lalu saat hendak mengonsumsi sabu. Karena ulahnya yang selalu berteriak-teriak, polisi akan membawa Ngampala ke BNN (Badan Narkotika Nasional) untuk menjalani rehabilitasi. Kuat dugaan, ia mengidap penyakit gangguan kejiwaan. (ish/rus)
Ngaku Dirasuki, Tahanan Polsek Bontoala Teriak Panggil Istri
×

