pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Mentan Panen Padi di Tanete

MAROS, BKM — Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman melakukan panen padi di Desa Tanete, Kabupaten Maros, Kamis (16/11). Kehadirannya mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Saat itu, Mentan didampingi Kepala Litbang Pertanian, Muhammad Syakir, Bupati Maros, Hatta Rahman, Ketua DRPD Maros, HAS Chaidir berserta pejabat TNI dan Polres Maros dan Polda Sulsel.
Saat tiba di lokasi panen, Mentan turun dari mobil tanpa sepatu boot dan langsung menaiki mesin traktor untuk melakukan panen padi IP 300. Kondisi jalan becek tidak menghalanginya turun ke lapangan.
Ia mengatakan, untuk mencukupi kebutuhan beras nasional, dirinya memiliki rumus yang menjadi solusi pertanian Indonesia. Menurtunya, kalau Indonesia tidak mau impor beras, maka petani harus menanam satu juta benih per hektare tiap bulannya.
”Kalau satu hektar dikali 6, ini minimal ya, itu sudah 6 juta ton. Kita bagi dua, itu sudah tiga juta ton beras. Itu rumusnya. Hal itu kalau kita lakukan sampai 100 tahun kita tidak impor. Kita doakan menteri berikutnya lebih tangguh,” paparnya.
Desa Tanete memiliki luas hamparan padi 400 hektare, dengan karakter sawah tadah hujan. Kelompok petani Rumbia berhasil melakukan panen padi IP 300, hasilnya 7 sampai 8 ton padi per hektare. Mereka menggunakan metode pompa air. Sawah mereka dialiri air dari sumur tanah dan air sungai.
”Kalau dikali 7 sampai 8 ton, itu jadi 320 ribu ton padi. Jumlah yang sangat besar,” tambahnya.
Usai panen padi, Mentan dan pejabat lainnya juga menyemai benih padi ke lahan baru dan berdialog dengan kelompok Rumbia. Ia juga memberi bantuan eskavator, mesin traktor panen padi, pompa air dan pupuk ke kelompok tani. (ari/mir/c)



×


Mentan Panen Padi di Tanete

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar