pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

MK3SS Minta Pemprov Perhatikan Nasib Guru Honorer

MAKASSAR, BKM–Ketua Musyawarah Kelompok Kerja SMA Swasta (MK3SS) Wilayah Makassar, Patahuddin meminta Pemprov Sulsel untuk memperhatikan kesejahteraan guru honerer yang selama inu dinilai masih jauh dibawah standar.
Hal tersebut dikatakan Patahuddin saat mengikuti Musyawarah Kelompok Kerja SMA Swasta (MK3SS) Wilayah Makassar di Gedung Guru Yusuf Kalla Dinas Pendidikan Sulsel, Rabu (13/12). Acara itu dibuka langsung Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.
Ada beberapa isu yang mengemuka dalam pertemuan tersebut. Khususnya sejumlah poin yang diharapkan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sulsel.
Patahuddin di depan gubernur melaporkan jumlah guru honerer di Makassar saat ini berjumlah 872 orang, guru honorer yang mengajar di sekolah negeri sebanyak 119 orang, guru yayasan 316. Total keseluruhan sebesar jumlah guru 1307 orang.
Patahuddin juga berharap, agar pemerintah memberikan bantuan sarana prasarana dan dana pendampingan bagi sekolah swasta.
” Kami merasa kebijakan yang ada tahun ini seperti kejatuhan durian runtuh. Mengapa? karena kebijakan gubernur sehingga sekolah swasta bisa bangkit kembali,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu, dia juga mengucapkan terima kasih atas komitmen Gubernur SYL dan Dinas Pendidikan Sulsel terhadap kebijakan pendidikan yang berpihak pada sekolah swasta.
“Kami menyampaikan pada penerimaan siswa tahun baru 2017/2018 luar biasa perkembanganya, ini menyelamatkan sekolah swasta dari gulung tikar,” ungkapnya.
Kebijakan yang dikeluarkan berupa mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk siswa SMA/SMK se-Sulsel.
Dijelaskan Patahuddin jumlah siswa saat ini di Kota Makassar, 11.256 dimana tahun sebelumnya hanya berjumlah 6.000-an.
“Jadi naik hampir 100 persen karena penerimaan yang penuh integritas,” ujarnya.
Menyikapi hal itu, Gubernur Syahrul Yasin Limpo mengatakan, peran sekolah swasta sangat penting dan strategis, terutama dalam membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan masyarakat.
“Sangat strategis, bahkan bebannya lebih tinggi dari sekolah negeri, kemampuan serap jumlah siswa juga semakin bertambah,” kata Syahrul.
Untuk itu, maka perlu didorong mengambil peranan yang lebih besar sesuai yang diharapkan.
Sekolah swasta menurut SYL, lebih memiliki kelonggaran untuk melakukan kreasi dan peranan, namun tetap harus dalam koridor peraturan pemerintah.
Dia juga berharap sekolah swasta bahkan bisa lebih baik dari sekolah negeri. Di luar negeri disebutkan oleh gubernur dua periode ini bahkan lebih baik.
Di Makassar sendiri terdapat 105 SMA swasta yang dikelola oleh yayasan pendidikan. Dengan jumlah siswa sebanyak 11.256 orang di luar sekolah kejuruan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan Irman Yasin Limpo menyebutkan jumlah sekolah swasta, SLB dan SMK se-Sulsel berjumlah 586, dengan jumlah siswa 37.200 siswa.
Pada kesempatan ini SYL juga meraih penghargaan pendidikan Ing Karso Sung Tolodo atas dedikasi dan kepedulian membina dan mengembangkan perguruan swasta. (rhm)



×


MK3SS Minta Pemprov Perhatikan Nasib Guru Honorer

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar