PARA pengatur jalan tak resmi ini mengaku tidak punya pekerjaan dan rata-rata putus sekolah. Mereka memberanikan turun ke jalan mencari uang meskipun dikejar polisi atau personel dishub.
Alasan himpitan ekonomi menjadi alasan mereka bekerja sebagai Pak Ogah.
Dalam satu hari, ia bisa menghasilkan uang hingga puluhan ribu. Bahkan, jika terjadi kemacetan, penghasilan mereka bisa lebih besar. ” Susah biaya hidup dan buat makan, termasuk membeli rokok,” ujar Pak Ogah yang tidak ingin disebut namanya tersebut.
Pria kurus dan rambut keriting ini mengaku, selalu berpindah pindah menjadi Pak Ogah. Kalau bukaan atau belokan lagi sepi, pindah ke bukaan yang lebih ramai. ” Kami tidak mengganggu pak, hanya cari uang saja. Kalau dikasih syukur tetapi kalau tidak tidak masalah,” jelasnya. (arf)
Himpitan Ekonomi Menjadi Alasan
×

