MAKASSAR, BKM — Warga Jalan Sungai Calendu mendadak geger, Kamis siang (18/1). Seorang sopir angkutan daring (dalam jaringan) ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.
Ia mengendarai mobil Toyota Avanza warna hitam bernomor polisi DD 1224 KO. Ia kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Pelamonia untuk mendapat perawatan medis. Namun, ia meninggal dunia sekitar pukul 11.00 Wita.
Dari identitas berupa kartu pengenal yang ditemukan, pria tersebut bernama John Wijaya. Pihak keluarga bernama Linda yang datang ke rumah sakit, membenarkan kalau John adalah kerabatnya.
Menurut Linda, John Wijaya beralamat di Jalan Tentara Pelajar. Di sana ia tinggal tinggal di kos-kosan. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah saat mengendarai mobil Avanza dan hendak membawa penumpang.
“Sewaktu hendak membawa penumpang, ia batuk. Tidak lama dia muntah dan mengeluarkan darah dari mulutnya. Kemudian lemas. Penumpangnya berusaha meminta tolong dengan cara melambaikan tangannya,” terang Linda.
Kanit Reskrim Polsek Makassar Iptu Arham mengungkapkan, dari informasi yang diterimanya, sebelum meninggal korban sempat berada di sebuah warkop di Jalan Sungai Calendu. Tidak lama kemudian ia mendapat orderan melalui aplikasi HP miliknya.
”Penumpangnya hendak ke Perumahan Dosen. Saat korban membuka pintu dan hendak naik ke mobilnya, tiba-tiba saja batuk dan muntah darah. Dari hasil penyelidikan dan keterangan yang diperoleh, korban memiliki riwayat penyakit paru-paru,” jelas Iptu Arham. (ish/rus)
Sopir Angkutan Daring Tewas Muntah Darah
×

