PANGKEP, BKM — Ujaran bernada penghinaan kepada imam besar Forum Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq yang diduga dituliskan di dinding facebook (FB) Nur Wahyuni Aprilianti (20), kini berdampak hukum. Pihak FPI Pangkep melaporkan secara resmi tindakan pelecehan dari perempuan muda ini ke Polres Pangkep, Kamis (1/2).
Kronologis pengungkapan kasus ini berawal dari penemuan lontaran kalimat penghinaan yang dialamatkan kepada imam besar FPI Habib Rizieq yang dituliskan di dinding FB Nur Wahyuni Aprilianti.
Ada dua tulisan diakun terduga pelaku. Pertama tertulis ‘kalau begini pasti masuk neraka ini habib’. Sedangkan yang kedua ‘akhirnya tewas juga perusak negri ini kerjanya cuma koar2 akhirnya mati juga di arab saudi alhamdulillah ya Allah’.
Ternyata, tulisan ini dibaca Ketua DPW FPI Pangkep, Aco M Parenrengi yang kemudian ditindaklanjuti dengan mengirimkan pesan whatssapp ke Kapolres Pangkep, AKBP Bambang Wijanarko, untuk melaporkan dan mencari orang yang disebut terduga pelaku penghinaan ini.
Kapolres Pangkep langsung bergerak cepat dengan mengundang Ketua DPW FPI Pangkep Aco M Parenrengi bersama anggotanya ke ruang kerjanya untuk meminta kepada FPI agar mempercayakan proses pencarian terduga kepada pihak Polres Pangkep.
”Bukan hanya pihak FPI yang kami undang. Dandim 1421 Letkol Budi Medina juga kita hadirkan untuk melakukan giat patroli,” pungkas Bambang.
Langkah pengungkapan kasus ini terus ditindaklanjuti perwira berpangkat dua bunga ini dengan memerintahkan aparatnya mencari keberadaan terduga pelaku. Tepat pukul 12.00 Wita, Satreskrim Polres Pangkep berhasil menemukan dan mengamankan Nur Wahyuni Aprilianti (20 ).
Saat ini yang bersangkutan sedang di interogasi unit PPA Sat Reskrim Polres Pangkep. Menurut pengakuan sementara, akun FB itu merupakan akun FB miliknya yang pertama dan sudah lupa passwordnya. Sehingga tidak bisa diakses lagi. Menurut pengakuan perempuan muda yang berstatus siswa salah SLTA di Pangkep ini, beberapa waktu lalu telah membuat akun FB baru. Nur Wahyuni di depan penyidik membantah dan menyatakan tidak pernah menuliskan kalimat penghinaan tersebut. Dia menyatakan akun FB miliknya dihack. ”Meski begitu, kami masih terus melakukan pendalaman terkait pengembangan dari proses penyelidikan kasus ini,” terangnya. (udi/mir/c)
Polisi Amankan Siswi SMA
×

