pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Empat Terduga Pembusur Pengantar Jenazah Diringkus

Polisi Masih Kejar Pelaku Lainnya

MAKASSAR, BKM — Polrestabes Makassar bersama jajaran berhasil meringkus empat terduga pelaku penganiayaan yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Rabu (22/6).

Kempatnya masing-masing berinisial AW (14), DS (18), RP (43), dan AL (19). Mereka diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam berupa busur. Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, mengungkapkan, terduga pelaku penganiayaan saat ini diamankan di Mapolsek Biringkanaya.
“Empat terduga pelaku sudah diamankan. Saat ini masih dilakukan pengembangan. Kemungkinan masih ada pelaku lain,” ungkap AKP Lando.
Sebelumnya, viral video iring-iringan pengantar jenazah bentrok dengan warga di Kota Makassar. Terlihat satu unit ambulans. Sedangkan di sekitarnya terlihat sejumlah pengendara motor dan pria yang membawa senjata tajam busur panah.

Seorang pria terlihat berlari ke depan dan mengancam dengan menggunakan busur panah. Tidak hanya mengancam bahkan pelaku melepaskan busur panah dan mengenai bagian kaki korban dan menjalani pengobatan di RSUD Makassar. Kasus pembusuran ini sementara masih dalam pemeriksaan penyidik.
Sementara itu, Kapolsek Biringkanaya, Kompol Andi Alimuddin yang dihubungi BKM, membenarkan penangkapan terduga pelaku. Keempat terduga pelaku sedang dalam pemeriksaan. ”Ada empat orang terduga pelaku pembusur pengantar jenazah diamankan. Dari penangkapan ke empatnya, kami menyita juga barang bukti panah serta alat pembuatan panah mereka berupa gurinda,” kata Kapolsek.
Perwira satu bunga melati di pundaknya ini melanjutkan, mereka saat pengantar jenazah melintas, kelompok pelaku memberi kode rekannya dengan memukul-mukul tiang listrik. Setelah mereka berdatangan, para terduga pelaku menyerang. Akibat insiden tersebut, enam orang menderita luka setelah panah melesat di tubuhnya.

”Kami masih mengembangkan kasus ini, siapa tahu masih ada pelaku lainnya,” kata Kapolsek lagi.
Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial aksi bentrok antara pengantar jenazah dan warga terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan pada Senin (20/6).
Dalam video itu terlihat situasi cukup gaduh. Warga yang merekam dalam video itu juga mengabarkan bahwa bentrok terjadi antara pengantar jenazah dan warga. Dua kubu saling serang. Informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi saat mobil jenazah dari arah Perintis menuju Mandai, pengantar jenazah mendapat hambatan kala beberapa orang lelaki berlari sembari melepaskan panah dan mengenai pengantar jenazah.
Aksi bentrok pun tak terhindarkan. Akibatnya, enam orang terluka. Mereka yang terluka mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya. (jul-ish/b)




×


Empat Terduga Pembusur Pengantar Jenazah Diringkus

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link