×
Connect with us

Headline

DPO Investasi Bodong Bitcoin Rp5,9 M Ditangkap

-

BKM/RAHMAT TANGKAP--Tim Tabur Kejati Sulsel berhasil tangkap buronan Hamsul HS dalam kasus penipuan investasi bodong senilai Rp5,9 miliar, Jumat (26/5).

MAKASSAR, BKM — Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh pula. Selincah-lincahnya menghindar dari pencarian aparat akan terciduk juga. Itulah yang terjadi pada Hamsul HS, seorang terpidana dalam kasus penipuan kelas kakap.

Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi ( Kejati ) Sulsel meringkus Hamsul, Jumat (26/5). Ia merupakan terpidana penipuan investasi bodong tambang digital crypto (bitcoin) senilai Rp5,9 miliar. Sejak bulan Februari 2023 lalu Hamsul masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar.
Penetapan DPO tersebut dilakukan setelah majelis hakim Mahkamah Agung RI menyatakan bahwa terpidana Hamsul HS telah secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan terhadap 400 ribu orang hampir di seluruh wilayah Indonesia.
” Terpidana Hamsul ini diintai oleh tim Tabur Kejati Sulsel sejak tiga hari lalu,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Intelijen Kejati Sulsel Muh Ruslan ketika merilis kasus ini, Jumat (26/5).

Ruslan mengatakan bahwa terpidana Hamsul dijatuhi pidana penjara selama dua tahun enam bulan. Ia kabur sejak Februari 2023 saat putusan sudah inkra. Mulai saat itu tempat tinggalnya berpindah-pindah.
Terpidana Hamsul disebutkan sering berpindah-pindah tempat tinggal. Seperti di Jalan Pelita Raya, Jalan Ballaparang, Bili-bili (Gowa), dan BTP (Bumi Tamalanrea Permai) Makassar.

“Hamsul berhasil kami tangkap pada pukul 10.55 Wita. Dia tertangkap di rumah kontrakannya di Villa Ria Mas, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, jelas Ruslan.
Usai diciduk, selanjutnya terpidana Hamsul HS dieksekusi untuk menjalani masa pidananya di Lapas Kelas IA Makassar. (mat)

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini