PAREPARE, BKM — Wali Kota Parepare Taufan Pawe akhirnya mengangkat Mustafa Mappangara sebagai pejabat sementara (Pjs) Direktur PDAM Parepare tertanggal, Jumat (7/8) mengantikan Muh Syukri.
Mustafa Mappangara diangkat oleh wali kota selaku owner karena melihat manajemen PDAM selama ini amburadul dan tidak memikirkan antisipasi kehilangan air sesuai temuan BPKP 47 persen.
Bukan saja itu, kekeringan air PDAM musim kemarau tidak ada solusi dari manajemen sehingga membuat pelanggan berteriak soal pelayanan air. Bukan itu saja, laporan keuangan PDAM selama triwulan tidak dilaporkan oleh mantan Pjs Direktur PDAM Parepare, Muh Syukri.
Termasuk data-data jaringan perpipaan diminta oleh tim peleberan Jalan Jendral Sudirman, namun tidak digubris PDAM, sedangkan Telkom dan PLN lebih merespon. Inilah yang membuat wali kota gerah kepada Muh. Syukri dan pada akhirnya menunjuk Sekretaris Kota (sekkot) Parepare, Mustafa Mappangara sebagai Pjs Direktur PDAM untuk memperbaiki manajemen PDAM selama ini amburadul.
Ketua Dewas PDAM Parepare Rusman Rahman, kepada wartawan saat melihat Sungai Karajae lagi dikeruk, Minggu (9/8) mengatakan, Mustafa sudah bisa melaksanakan tugas-tugasnya sebagai Direktur PDAM Parepare utamanya memberilkan pelayanan maksimal di musim kemarau ini.
”Kita mau perbaiki manajemen PDAM setelah wali kota selaku owner perusahan percayakan pak Mustafa,”jelasnya.
Wali Kota Parepare Taufan Pawe membenarkan kalau sudah menandatangani SK Pjs Direktur PDAM dengan menunjuk Mustafa Mappangara.
Taufan menunjuk Mustafa Mappangara agar segera membenahi PDAM yang selama ini dinilai manajemennya amburadul.
“Saya sudah tanda tangani SK pengangkatan Pjs Direktur PDAM sejak Jumat (7/8) lalu, sejak itulah dia sudah dipercayakan kelola manajemen PDAM,”jelasnya.
Taufan menambahkan, pengerukkan Sungai Karaje inilah salah satu solusi untuk mengatasi krisis air bersih di saat musim kemarau, yang tidak pernah dipikirkan oleh PDAM sendiri.
”Ini salah satu cara kita lakukan untuk mengatasi krisis air di musim kemarau, namun disayangkan tidak ada pemikir di pihak manajemen untuk mencari tahu masalah dan mencarikan solusinya. Kita tidak boleh salahkan alam setiap musim kemarau tapi kita harus berpikir untuk mengkaji masalah ini agar bisa diatasi,” tuturnya singkat.
Terpisah, Mustafa Mappangara mengaku belum menerima SK pengangkatan Pjs Direktur PDAM. Namun, bila dipercayakan oleh wali kota maka ia siap melaksanakan amanah terutama memperbaiki manajemennya.
Bahkan Mustafa mengaku sudah kerjasama dengan tim audit untuk mengaudit semua manajemen PDAM. “Supaya ditahu apa masalahnya terutama di laporan keuangannya,” katanya. (smr/c)
Mustafa Gantikan Syukri Jadi Pjs Direktur PDAM Parepare
×

