pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

KKTL Beri Penghargaan untuk Evi ‘Masamba’

JAKARTA, BKM — Datu Luwu Andi Maradang Makkulau Opu To Bau menghadiri halal bihalal warga Tana Luwu yang bermukim di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Acara ini dipusatkan di kawasan wisata Ancol Jakarta Pusat, Sabtu (8/8).
Selain Datu Luwu, sejumlah pejabat dari kabupaten di Tana Luwu juga hadir. Namun yang paling lengkap adalah Luwu, karena hadir langsung Bupati Andi Mudzakkar, Wakil Bupati Amru Saher dan Ketua DPRD Luwu Andi Muharir.
Sementara Wali Kota Parepare Judas Amir diwakili Sekkot. Begitu juga dengan Bupati Lutra Arifin Junaidi serta Bupati Luwu Timur Andi Hatta Marakarma, semuanya diwakili.
Meski begitu, halal bihalal Kerukukan Keluarga Tana Luwu (KKTL) ini tetap berlangsung semarak dengan kehadiran Evi Masamba, juara I D’Academi 2 yang juga putri Tana Luwu. Bupati Luwu, Wabup dan Ketua DPRD serat para kepala SKPD yang hadir di acara ini disambut dengan tarian adat khas Sulawesi Selatan Gandrang Bulo.
Ketua KKTL se-Jabodetabek DR Andi Arus Victor mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi sesama warga Tana Luwu yang menetap di Jabodetabek , dengan jajaran pemerintah tiga kabupaten dan satu kota yang ada di Tana Luwu.
”Selain silaturahmi, KKTL juga memberikan penghargaan bagi warga Tana Luwu yang dinilai berprestasi. Untuk kali ini diberikan kepada Evi Masamba,” kata DR Andi Arus Victor.
Bupati Luwu Andi Mudzakkar yang didaulat berbicara di hadapan dua ribu warga Tana Luwu, mengatakan keberhasilan pembangunan daerah di Tana Luwu bukan saja tugas dari pemerintah daerah. Tapi juga merupakan bagian dan peran para keluarga yang menetap di Jabodetabek.
”Bahkan atas kerja sama kita semua, pemerintah empat daerah se-Tana Luwu berhasil menekan akses kasus Tolikara yang dikhawatirkan merembet ke wilayah kita di Luwu,” kata Bupati yang akrab disapa Cakka ini.
Ia juga menjelaskan tentang pembangunan yang telah dilaksanakan di Kabupaten Luwu. Salah satunya keberadaan bandara yang telah siap didarati pesawat berbadan lebar.
Sementara Datu Luwu Andi Maradang Mackulau Opu Bau berharap, kerukunan dan silaturahmi sesama warga Tana Luwu se-Jabodetabek tetap terpelihara secara terus menerus sesuai dengan apa yang telah dirintis sejak masa kedatuan, di mana Tana Luwu dikenal dengan Pajung ri Luwu. Itu artinya pemimpin di empat daerah Tana Luwu mampu melindungi masyakatnya.
”Makna Pajung ri Luwu itulah para bupati saat ini. Mereka para pajung itu adalah Bupati Luwu, Wali Kota Palopo, Bupati Luwu Utara dan Bupati Luwu Timur. Untuk itu sebagai penyandang Pajung ri Luwu dan bupati, saya titip pemekaran calon Kabupaten Luwu Tengah agar segera direalisasikan menjadi kabupaten otonom sendiri. Ini khususnya kepada Andi Cakka, Pak Amru dan Ketua DPRD Luwu,” pinta Datu Luwu. (wan/rus/c)



×


KKTL Beri Penghargaan untuk Evi ‘Masamba’

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar