pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

1.129 Ton Pupuk Diduga Sengaja Ditimbun

SIDRAP, BKM — Ribuan ton pupuk urea gratis yang masih mengendap di dua gudang milik PT Pupuk Kaltim di Sidrap, diduga sengaja ditimbun oleh oknum tertentu.
Besar kemungkinan pupuk tersebut merupakan jatah pemakaian musim tanam (MT) April-September (Apsep) 2015, namun baru akan disalurkan untuk pemakaian MT Oktober-Maret (Okmar).
Ketua Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (LPEK) Sidrap Sapnoer Makkulasse, menduga adanya unsur kesengajaan mengendapkan ribuan ton pupuk itu.
“Indikasinya, ribuan ton pupuk urea itu didrop ke Sidrap sejak Mei, dimana pada saat itu sudah memasuki MT Apsep. Ironisnya, kenapa baru akan disalurkan sekarang untuk pemakaian MT Okmar,” ujar Sapnoer, Rabu (12/8).
Hasil investigasi LPEK, beber Sapnoer, menyebutkan ribuan ton pupuk urea bantuan gratis untuk petani di wilayah Sidrap dan Wajo mengendap di dua gudang penampungan milik PT Pupuk Kaltim di Sidrap. Dua gudang penampungan itu terletak di Desa Ciro-ciroe, Kecamatan Watangpulu dan Desa Kalosi, Kecamatan Dua Pitue.
Menurut Sapnoer, ribuan ton pupuk di dua gudang penampungan itu terdiri dari 557,5 ton pupuk urea tertampung di gudang penyimpanan di Desa Ciro-ciroe. Sementara 572 ton pupuk urea mengendap di gudang penyimpanan di Desa Kalosi, Kecamatan Dua Pitue.
Ribuan ton pupuk urea gratis itu, beber Sapnoer, peruntukannya bukan hanya petani padi, melainkan juga bagi petani tambak, sawit dan lainnya.
“Nah jatah untuk petani sawit di Sidrap itu juga patut dicurigai. Kenapa? Karena rata-rata tanaman sawit yang ada di Sidrap orientasinya industri. Artinya, tidak boleh gratis,” cetus Sapnoer.
Sementara itu, Kepala Gudang PT Pupuk Kaltim Desa Ciro-ciroe Yusri, menepis kecurigaan LPEK. Dia berdalih, ribuan ton pupuk urea gratis di dua gudang itu merupakan jatah pemakaian MT Okmar.
Terkait pengiriman pupuk dari Makassar ke gudang di Sidrap, Yusri mengakuinya memang berlangsung sekitar Mei 2015 lalu. Namun demikian, Yusri membantah pihaknya sengaja menimbun bantuan pupuk urea gratis itu.
“Bukan ditimbun, memang penyalurannya dijadwalkan bulan ini untuk pemakaian Oktober,” kelitnya. (ady/rus/b)



×


1.129 Ton Pupuk Diduga Sengaja Ditimbun

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar