=============================================
MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar belum menata kembali Pulau Kayangan atau pulau “Dewa-Dewi”. Saat ini nasib Pulau Kayangan masih terkatung-katung tanpa penghuni.
Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI, Minggu (23/8) membenarkan jika Pulau Kayangan belum dikelola kembali. Alasannya, masih ada pihak lain yang melakukan keberatan,”ujar Deng Ical sapaan akrabnya.
Pernyataan yang sama dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Makassar, Rusmayani Madjid . Dia mengaku bahwa Pulau Kayangan belum ada pengelolanya. “Belum adapi pengelolanya. Pemkot belum bisa mengambil tindakan apa-apa karena kasus di Pulau Kayangan sementara berproses hukum,” tambah Rusmayani.
Diketahui, Pulau Kayangan adalah aset Pemerintah Kota Makassar yang sebelumnya dikelola oleh PT Putra Putra Nusantara (PPN) yang diketahui merupakan milik Reza Ali. Pengelolaan sendiri dimulai pada tahun 2002. Uang hasil keuntungan sejak tahun 2005 diakui pemkot tidak pernah disetorkan ke kas daerah. Pengelola hanya menyetor dua kali pada tahun 2003 dan 2004.
Pemkot Makassar sendiri telah menghentikan pengelolaan Pulau Kayangan secara sepihak. Ini dilakukan setelah pengelola tak pernah memberikan keuntungan bagi pemerintah sehingga setiap tahun menjadi temuan BPK. Padahal kontrak kerja sama Pemerintah Kota Makassar dan PT Putra Putra Nusantara berlaku hingga 25 tahun.
Jika Pulau Kayangan tersebut dikelola dengan baik maka akan mendongrak penghasilan asli daerah (PAD) Kota Makassar.(man/war/c)
Nasib Pulau Kayangan Terkatung-katung
×

