pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Garam Jeneponto Masuk Produksi Nasional

ENEPONTO BKM — Peneliti dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar yang tergabung dalam Lembaga Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) yang dipimpin Prof. Dr. Sangkala bersama Prof. Dr. Yusran melakukan penelitian terhadap pengembangan potensi garam di Kabupaten Jeneponto.
Mengawali penelitiannya, rombongan LP3M menyempatkan audance bersama Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar di rumah jabatan bupati, Selasa (25/8). Usai bertemu dengan bupati, rombongan LP3M langsung melakukan peninjauan ke pabrik pengelohan garam beryodium di Kampung Borong Lamu, Desa Borong Lamu, Camatan Arungkeke.
Ketua Tim LP3M Unhas Prof. Dr. Sangkala menjelaskan, penilitian yang digelar pihaknya akan bekerja sama dengan Badan Prencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional untuk menutupi produksi garam nasional 2,2 juta ton pertahun.
“Makanya kami dari Unhas melakukan penilitian agar garam Jeneponto bisa menutup produksi garam nasional 2,2 juta per tahun. Tapi kalau dikembangkan garam industri sebesar apapun produksi akan diserap oleh pasar dan harganyapun sangat tinggi sehingga kesejahteraan petani bisa terjamin,” jelasnya.
Selain itu, para rombongan peneliti bergerak ke Kampung Petang, Desa Arungkeke, Kecamatan Arung Keke. Disini peniliti mengambil sampel air garam di tambak untuk di periksa di Laboratorium nantinya.
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar yang ditemui usai pertemuan dengan para peniliti Unhas merespon positif langkah Unhas melakukan penelitian potensi garam diwilayahnya.
Iksan memaparkan, bahwa saat ini luas tambak garam di Jeneponto mencapai 1.200 ha, masing masing di Kecamatan Arungkeke,Tamalatea serta Kecamatan Bangkala. Adapun produksi garam setiap tahunnya mencapai 180.000 ton.
“Yang jadi maslah karena kwalitas produksi petani garam belum berjalan baik, sehingga berdampak pada nilai jual yang rendah. Akibatnya, garam belum bisa berdampak banyak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat petani tambak garam,” ujar Iksan. (krk-ril/c)



×


Garam Jeneponto Masuk Produksi Nasional

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar