pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kantongi Visa, JCH Tetap Tertahan di Asrama

MAKASSAR, BKM — Sejumlah jamaah calon haji (JCH) masih berharap-harap cemas apakah dirinya bisa diberangkatkan atau tidak.
Pasalnya, mereka tetap saja tertahan di Asrama Haji Sudiang meskipun telah mengantongi Visa. Beberapa hari ini, JCH mulai kecewa dan resah karena tidak mendapatkan kejelasan keberangkatan.
Calon haji asal Pangkep, Mantasiah (50) ketika ditemui di lokasi Asrama Haji mengaku sudah satu minggu berada di asrama dan belum juga diberangkatkan meski sudah mendapatkan Visa.
Dia hanya bisa bersabar menerima janji dari pengurus haji meski tanpa ada kejelasan yang pasti.
“Saya sudah dapat visa, dan pengurus haji menjanjikan diberangkatkan di kloter 9 tetapi itupun belum juga pasti,” ucapnya.
Hal sama dirasakan Misra (45) calon haji asal Pangkep dari Kloter 1. Dia menegaskan, seharusnya panitia bisa memperhatikan keberangkatan para CJH dengan memberikan kepastian yang jelas, dan bukan hanya sekadar janji. Agar para CJH yang gagal berangkat tidak terkatung-katung di dalam Asrama Haji Sudiang.
“Saya hanya berharap semoga bisa secepatnya berangkat dengan aman, dan bisa menjalankan ibadah haji dengan mabrur,” jelasnya.
Menyikapi hal itu, Kepala Bidang Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Sulsel, Iskandar Fellang enggan memberikan komentar. Ia lebih memilih menghindari wartawan daripada menjawab soal kejelasan nasib JCH yang masih terkatung-katung tanpa ada kejelasan yang pasti.
Sementara itu, karut marut yang terjadi pada layanan haji menimbulkan keprihatinan bagi Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang yang dipercaya sebagai Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Wilayah Sulsel.
Jika tahun-tahun sebelumnya, persoalan berkutat pada katering, penginapan haji hingga masalah transportasi, tahun ini, calon jamaah haji diperhadapkan dengan pengurusan visa haji yang tidak tuntas.
Agus menyoroti profesionalitas pemerintah dalam mengorganisir pemberangkatan calon jamaah haji.
Agus mengatakan, sejak menjabat Ketua DPRD Sulsel, dirinya kerap menyuarakan agar urusan haji diserahkan saja ke pihak profesional, dalam bentuk badan usaha.
“Saya kerap menyuarakan agar urusan haji diserahkan saja pada suatu badan usaha seperti Bulog yang mengurus logistik. Tidak usaha diurus Kementerian Agama,” kata Agus di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (27/8).
Dia melanjutkan, persoalan yang dihadapi calon jamaah haji saat ini cukup pelik karena sepenuhnya bukan kewenangan kementerian, melainkan berhubungan dengan keimigrasian.
Dia juga menyoroti persoalan pengurusan visa di Imigrasi.
“Dari awal, pengurusan keimigrasian dengan kedutaan harus online,” kata Agus.
Alasannya, karena visa jamaah haji yang diurus bukan untuk satu dua orang saja, melainkan ratusan ribu.
Dia juga mendesak Kementerian Agama Republik Indonesia mendesak Pemerintah Arab Saudi agar secepatnya menerbitkan visa jamaah haji yang terbengkalai.
Keterlambatan penerbitan visa jamaah haji yang terjadi di tanah air, khususnya di Sulsel membuat kacau keberangkatan jamaah calon haji.
Agus menambahkan, untuk menggeser atau menutupi kuota jamaah haji di tiap kloternya dianggap menyulitkan petugas jamaah haji. (arf-rhm/war/b)



×


Kantongi Visa, JCH Tetap Tertahan di Asrama

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar