pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Syahrul Kembali Godok Pejabat

MAKASSAR, BKM–Usai melantik sejumlah pejabat, akhir pekan lalu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo menegaskan kalau Pemerintah Provinsi Sulsel sementara menggodok nama-nama pejabat yang baru.
Nama yang digodok tersebut, jelas Syahrul akan diseleksi untuk mengisi sejumlah formatur jabatan yang kosong dan jabatan yang masih diisi oleh pelaksana tugas.
Adapun jabatan yang masih diisi pelaksana tugas masing-masing Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi, Kepala Dinas Bina Marga, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kepala Biro Perekonomian yang ditinggalkan Hadi Basalamah.
Selain itu, beberapa posisi jabatan dalam waktu dekat juga akan mengalami kekosongan karena kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) memasuki masa pensiun. Diantaranya Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Agus Sumantri yang memasuki masa purba bakti 1 September, Direktur Rumah Sakit Haji Hj Nurhasanah Palinrungi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Syamsuddin Umar, Kepala Bappeda Yaksan Hamzah.
Syahrul berjanji jabatan yang kosong akan diisi secepatnya. “Minimal hingga akhir tahun semua sudah terisi,” kata Syahrul, kemarin.
Sementara itu, Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latif mengatakan apa yang dilakukan Pemprov Sulsel adalah proses mutasi biasa. Bukan seleksi terbuka sehinggga tidak tidak perlu diekspose secara terbuka. “Nanti kalau kita buka seleksi terbuka, baru diumumkan secara luas,” katanya.
Sebelumnya, pekan lalu, Syahrul melantik pejabat eselon dua masing-masing Sidik Salam dan M Yamin.
Sidik menempati posisi Kepala Dinas Pendidikan dan M Yamin sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD).
Pejabat lain yang dilantik adalah Abdul Haris sebagai Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemprov Sulsel, Mustari Soba sebagai Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (BPMDK) Sulsel, Muh Tamsil sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulsel, Syamsul Alam Ibrahim sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, dan Hadi Basalamah sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel.
Syahrul menegaskan,? pengalaman dan track record merupakan dua hal penting yang menjadi pertimbangan dalam jabatan. Karena itu, dua jabatan di atasnya diberi kewenangan untuk melakukan penilaian.
“Ada proses dan pengalaman yang dibutuhkan dalam setiap jabatan, kecuali jabatan yang butuh keahlian,” ujarnya.
Menurut SYL,? pemerintah sebagai institusi negara tidak bisa dibandingkan dengan lembaga lainnya. Pemerintah harus kontinyue, bisa diprediksi, dan terstruktur.
“Saya berharap, harus ada langkah konkrit terhadap tugas, dan secepatnya antisipasi berbagai masalah yang ada di sekitar kita. Semua harus punya target, capai target itu. Pemimpin harus bisa melakukan analisa yang ada dan pemetaan tugas menjadi penting. Ambil keputusan segera untuk membantu rakyat,” tegasnya.(rhm/c)



×


Syahrul Kembali Godok Pejabat

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar