pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kasus Bedah Rumah Mandek, Warga Diminta Kooperatif

TAKALAR, BKM — Kejaksaan Negri (Kejari) Takalar masih menelusuri indikasi korupsi pada kasus bedah rumah warga di Desa Bentang, Kecamatan Galesong. Dalam penanganan kasus ini, pihak kejaksaan berencana akan melakukan pemeriksaan kepada sejumlah warga penerima program rumah beda.
“Kami berencana akan memanggil warga penerima bantuan. Kami harap warga kooperatif, bekerjsama untuk melengkapi data dalam penyidikan kasus ini,” imbuh Kasie Intel Kejari Takalar, Akbar, Rabu (2/9).
Akbar mengaku, sejauh ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah warga penerima bantuan. Namun hasil pemeriksaan tersebut dinilai masih kurang. Untuk itu, kesaksaian warga lainnya, lanjut dia, masih diperlukan guna mengungkap indikasi penyimpangan dalam pelaksnaan program yang telah menelan anggaran sebesar Rp2 miliar tersebut.
“Sudah ada beberapa warga penerima bantuan bedah rumah yang dipanggil untuk dimintai keterangannya. Pemanggilan ditempuh terkait adanya dugaan penyimpangan terhadap kegiatan yang berlangsung pada tahun 2014,” jelas Akbar.
Terpisah, Kepala Kejari Takalar, H Ferry Tas yang dikonfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut mengaku masih melakukan pendalaman. Selain sejumlah warga, Ferry juga membenarkan telah dilakukannya pemeriksaan terhadap Kepala Desa Bentang serta para distributor yang dinilai bertanggungjawab penuh dalam pelaksanaan program bedah rumah. (ari-ril/c)



×


Kasus Bedah Rumah Mandek, Warga Diminta Kooperatif

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar