PINRANG, BKM — Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bersama Surya Paloh dan Bupati Pinrang Aslam Patonangi melakukan pelepasan perdana pengiriman beras ke Jakarta, Rabu (9/9) di Gudang Dolog Pinrang. Acara ini ditandai pemecahan kendi di mobil kontainer beras, dan merupakan rangkaian kunjungan dalam rangka panen raya di Kelurahan Maccorawalie serta mengecek stok beras di gudang PT Pertani.
Kepala Sub Divre II Dolog Hermin Tora, menjelaskan pengiriman beras komersil Bulog Pinrang sebanyak 2.000 ton ke Jakarta merupakan tahap awal. Selanjutnya akan diikuti dengan pengiriman ke beberapa wilayah di Indonesia.
Dijelaskan pula, realisasi penyerapan pengadaan beras Bulog Pinrang periode Januari hingga 9 September 2015 sebanyak 56 ribu ton, atau sekitar 74,66 persen dari target 75 ribu ton. “Dengan memperhatikan rata-rata penyerapan harian saat ini yang masih berkisar 1.000 ton perhari atau senilai Rp8,5 miliar per hari, diperkirakan target akan tercapai. Hal itu merupakan pencapaian pengadaan tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Bulog di Pinrang,” jelas Hermin.
Target penerimaan beras 2015 untuk Bulog Pinrang sebelumnya ditetapkan sebanyak 54 ribu ton. Namun dalam rangka pemupukan stok pangan nasional, dilakukan peningkatan target menjadi 75 ribu ton, atau sekitar 47 persen lebih tinggi dibanding realisasi pengadaan beras 2014 sebanyak 51 ribu ton. Sedang target penyerapan pengadaan 75 ribu ton.
“Sekitar 95 persen dikirim keluar wilayah Sulsel untuk membantu pemenuhan stok di wilayah Indonesia lainnya, seperti Jakarta, Sumatera, Kalimantan, Maluku dan Sulawesi Utara. Sementara 5 persen untuk memenuhi kebutuhan raskin di Pinrang,” terang Hermin.
Ke depan, tambahnya, diperkirakan masih akan ada tambahan stok dari hasil pengadaan beras komersil sekitar 30 ribu ton. Sehingga total stok yang masih tersedia sekitar 50 ribu ton yang dapat digunakan untuk menyuplai kebutuhan beras wilayah lain di Indonesia. (gun/rus/c)
2.000 Ton Beras Pinrang Dikirim ke Jakarta
×

