pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Mustafa: Wajar kalau PDAM Selalu Merugi

PAREPARE, BKM — Pejabat Sementara (Pjs) Direktur PDAM Parepare Mustafa Mappangara bersama Dewan Pengawas Abd Muin dan Koordinator Tim Investigasi Pelanggan Liar Sukarno Banda, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Instalasi Pengelolaan Air (IPA) Salo Karajae, Rabu (9/9) malam.
Sidak dilakukan menyusul banyaknya warga mengambil air di IPA ini, untuk kemudian dikomersilkan demi meraup keuntungan. Bahkan ada pengusaha air minum isi ulang (AMIU) mengambil air tanpa bayar kepada pihak PDAM, sehingga memicu terjadinya kehilangan air.
Dalam kunjungannya,Mustafa mendapati mobil yang hendak mengisi air ke dalam bak plastik isi 2.500 liter untuk diperjualbelikan guna kebutuhan konsumsi masyarakat.
”Tidak benar ini. Kalau dibiarkan, PDAM merugi. Karena air yang diproduksi dinikmati oleh oknum tertentu untuk dijual kepada masyarakat,” cetus Mustafa.
Mendapati kenyataan seperti itu. Mustafa langsung menegur penjaga IPA Salo Karajae. Ia tidak mau lagi melihat ada mobil keluar masuk mengambil air, yang selanjutnya dijual kepada umum. Apalagi sampai tidak membayar PDAM.
”Saya tidak mau lagi ada mobil keluar masuk ambil air. Disini daerah larangan. Kalau mau ambil air, suruh ke sumur bor depan Islamic Centre,” tandas Mustafa kepada Abbas yang bertugas jaga malam itu.
Jika melihat praktik ilegal ini, Mustafa mengatakan bahwa pantas PDAM terus merugi. Karena pihak perusahaan tidak pernah menjaga produksi airnya. Padahal gaji mereka dibayar dari hasil penjualan air.
Untuk itu, Mustafa berjanji akan segera melakukan mutasi terhadap penjaga sumber air PDAM. Bagi karywan yang tidak bisa melaksanakan tanggung jawabnya saat diberi amanah, segera diberi sanksi tegas sesuai ketentuan berlaku.
“Wajar kalau PDAM selalu merugi. Karena mulai pimpinan sampai bawahan tidak pernah peduli terhadap perusahaan, sehingga banyak yang melakukan tindakan yang merugikan perusahaan. Ini harus segera diperbaiki,” tegasnya.
Setelah dari IPA Salo Karajae, Mustafa bersama rombongan kemudian ke pengelolaan air di Jompie, Soreang. Sebelum ke lokasi ini, ditemukan galian jaringan pipa yang tidak sesuai mekanisme kegiatan sehingga merugikan PDAM.
“Inilah hasil kerja PDAM selama ini. Setelah saya masuk, ternyata banyak masalah di PDAM yang harus dibenahi. Ini sudah bobrok manajemennya,” sesalnya.
Di tempat yang sama, Sukarno Banda selaku koordinator tim investigasi pelanggan liar, mengakui ditemukannya kembali pelanggan liar. Hal itu juga sudah dilaporkan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti.
”Saya sudah berikan laporan dan telaah staf terkait temuan pelanggan liar. Kita tunggu instruksi dari pimpinan,” ujarnay. (smr/rus/b)



×


Mustafa: Wajar kalau PDAM Selalu Merugi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar