pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Jadi Juri di Lelang Kopi Internasional

Kendati punya ilmu dan pengalaman mendalam soal kopi, Jhon Chandra selalu merendah. Ibarat padi, semakin berisi, semakin menunduk. Dia tidak pernah mengklaim diri sebagai ahli kopi.

Laporan: Rahma Amri

Kendati merendah, ketika ia dipancing dengan pertanyaan soal kopi, secara gamblang, bapak tiga anak ini memaparkan panjang lebar soal minuman yang kaya sensasi itu.
Mulai dari asal usul daerah penghasil kopi, cita rasa atau taste setiap jenis kopi, cara meracik, dan semua yang berhubungan dengan salah satu komoditi andalan Sulsel itu.
Sambil tangannya cekatan meracik kopi sesuai orderan konsumen, Jhon menuturkan, sebenarnya, taste asli kopi berkualitas itu ada sedikit asam. Tidak melulu pahit. Namun karena kebanyakan kopi berkualitas tinggi di ekspor, konsumsi kopi masyarakat kebanyakan jarang merasakan sensasi asamnya.
Karena keahliannya di bidang kopi, Jhon Chandra mendapat Q Grader Certificated untuk kopi Arabica dan R Grader Certificated untuk keahlian dan pengetahuannya soal kopi robusta. Sertifikat berstandar internasional itu cukup langka dan hanya orang-orang tertentu yang mengantongi.
Di Indonesia, cuma enam orang yang mengantongi sertifikat tersebut. Sementara di dunia, tidak cukup 50 orang.
Namun, untuk mendapat sertifikat itu, butuh ujian yang cukup berat. Jhon mengatakan, dia harus melewati 22 macam ujian. Mulai dari soal biji mentah, cara mengolah dan meracik, tes rasa atau taste, hingga semua hal yang berhubungan dengan kopi.
Karena keahliannya itu, Jhon kerap dipercaya menjadi juri jika ada lelang kopi internasional.
Jhon tidak segan-segan membagi ilmunya kepada orang-orang yang ingin belajar soal kopi. Secara gamblang dan semangat akan dijelaskannya.
Baginya, ilmu jangan disimpan sendiri. Harus dibagi agar bisa lebih bermanfaat.
Karena itu, dia bercita-cita suata saat nanti mendirikan sekolah yang khusus belajar soal kopi. Dia melihat pengetahuan orang-orang soal kopi masih sangat kurang sehingga racikan yang dihasilkan juga jauh dari standar.
Selain itu, dia mengaku masih banyak menemukan orang yang berkutat dengan mitos dalam persoalan meracik kopi untuk mendapatkan seduhan yang enak.
“Baru rencana, mau fokus di educated agar orang-orang yang ingin berkecimpung di bisnis kopi punya standar yang baik,” jelasnya. (b)



×


Jadi Juri di Lelang Kopi Internasional

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar