SENGKANG, BKM — Proses pembakaran aspal dengan menggunakan batubara ditemukan di Sempangnge, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo. Informasi yang dihimpun menyebutkan, aspal tersebut akan dibawa ke proyek pengaspalan batas Maros hingga ke Ujung Lamuru, Watampone.
Jika mengacu pada aturan, dalam pembakaran aspal untuk proyek nasional harus menggunakan bahan bakar minyak jenis solar, bukan batubara. Kuat dugaan, kegiatan pembakaran aspal oleh PT Agung Jaya ini sengaja dilakukan karena lokasi proyek dengan Kabupaten Wajo cukup jauh.
Di lokasi pembakaran di Sempangnge, ditemukan tumpukan batubara. Saat itu, itu para pekerja beraktifitas menggunakan batubara. Namun, pada saat sejumlah wartawan berada di lokasi, proses pembakaran sempat diganti solar.
Salah seorang pekerja yang enggan menyebut namanya, mengaku sudah dua hari menggunakan pembakaran batubara. “Sebelumnya ganti-gantian. Kadang batubara, kadang solar,” katanya.
Aktifis LBH Bakti Keadilan Arizal mengatakan, pembakaran dengan bahan bakar batubara memberi risiko terjadinya pembakaran yang lebih kotor, yang memungkinkan agregat akan terkontaminasi dengan bahan asing yang tidak dibutuhkan dalam campuran.
Dia menjelaskan, dalam APBN 2015, khususnya proyek pengasapalan jalan nasional, pembakaran aspal harus menggunakan BBM jenis solar. Sementara PT Agung Jaya melakukan pembakarannya memakai batubara.
Hal tersebut diindikasikan sebagai pelaggaran. Bahkan jika dikaji, bisa masuk ranah pidana.
“Kami berharap konsultan pengawas dapat turun dan mengawasi pembakaran aspal tersebut. Karena kalau tidak, bisa saja ada penafsiran lain, bahwa diduga ada kongkalikong antara konsultan dengan kontraktor,” cetus Arizal, kemarin.
Sementara itu, pengawas lapangan proyek Tamrin yang dihubungi, sempat berkilah bahwa proyek tersebut bukan dia yang mengawasi. Namun setelah dijelaskan, diapun mengaku. Bahkan sempat menyampaikan bahwa proses pembakaran seharusnya menggunakan solar.
“Solar itu, Pak. Bukan batubara. Seharusnya memang solar yang dipakai,” kelitnya. (ilo/rus/b)
Pakai Batubara, Pembakaran Aspal Terindikasi Melanggar
×

