pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Toto: Hasil Survei Gowa sudah Kedaluarsa

GOWA, BKM — Peneliti senior PT Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Toto Izzul Fatah menegaskan bila hasil survei lembaganya yang dipublis di sejumlah media cetak dengan memuat komentar Direktur Operasional PT LSI, Ari Nugroho untuk Pemilukada Gowa sudah kedaluarsa.
Data survei yang dipublis kubu calon Bupati dan Wakil Bupati Gowa nomor urut 5, Adnan Purichta Ichsan YL dan Abd Rauf Kio (AdnanKio) adalah data hasil survei Agustus lalu. Dimana, saat itu, PT LSI baru mensurvei tiga pasangan calon (paslon) yakni AdnanKio, Tenri Olleh Yasin Limpo-Hairul Muin dan Andi Maddusila A Idjo-Wahyu Permana.
Sementara, menurut Toto Izzul Fatah, hasil survei yang dipublis seharusnya paling lambat satu bulan. “Jika sudah lebih satu bulan, itu sudah data kedaluarsa,” kata Toto.
Untuk itu, menurut Toto, pihak LSI yang dipimpin Denny JA akan membentuk tim investigasi guna memastikan apakah ada unsur pelanggaran atau niat tidak baik yang dilakukan oknum LSI Ari Nugroho untuk bermain dengan paslon Adnan Purichta Ichsan-Abd Rauf Kio.
“Semua tahapan kami akan lakukan, termasuk membentuk tim investigasi. Hari Senin kita rapat direksi guna mengetahui apakah Ari Nugroho salah atau tidak. Kalau betul itu terjadi, maka tentu ada sanksi buatnya,” ujar Toto yang juga salah satu direksi di PT LSI saat jumpa pers di Swiss Belinn Makassar, Jumat (9/10) sore.
Menurutnya, pemberitaan soal hasil survei yang mengatasnamakan PT LSI sangat merugikan lembaga tersebut. Alasannya, PT LSI berkomitmen tidak akan membeberkan hasil surveinya, apalagi bila baru melibatkan tiga dari lima paslon yang bertarung di Pemilukada Gowa.
“Hasil survei yang dipublis di media hari ini (kemarin, red) itu sudah kedaluarsa. Survei itu dapat dipublikasikan paling lama satu bulan setelah disurvei. Sementara yang dipublish oleh media tentang hasil survei LSI di Gowa, itu adalah survei bulan Agustus lalu,” kata Toto.
Menurutnya, sudah pasti hasil survei itu tak bisa dijadikan indikator. Apalagi, kata dia, saat LSI mensurvei, baru tiga pasangan calon (paslon) yang dimasukkan.
“Dalam kaitan itulah, kami ingin menyampaikan pernyataan bila LSI secara resmi tak pernah mempublis. Kalau ada, berarti liar dan di luar tanggung jawab kita,” ulang Toto.
Lalu bagaimana tanggapan Direktur Operasional PT LSI, Ari Nugroho yang disebut-sebut ikut berkomentar soal hasil survei tersebut? Ketika dihubungi BKM malam tadi, Ari menegaskan saat jumpa pers kubu AdnanKio di d’Maleo Hotel Makassar, Kamis (8/10) lalu, ia hanya membenarkan bahwa ada survei yang dilakukan untuk AdnanKio pada bulan Agustus lalu.
“Saya hanya ditanya apakah betul ada survei yang dilakukan kubu AdnanKio pada bulan Agustus. Saya jawab memang betul faktanya ada survei. Lalu ditanya lagi, apakah betul hasilnya seperti itu. Saya bilang saya tidak hafal detailnya,” jelas Ari.
Soal hasil survei yang dipublis oleh kubu AdnanKio, menurut Ari, itu adalah kewenangan mereka sebagai pemesan. Bukan hak Ari untuk melarang. “Kalau itu ingin dipublish ya..silakan saja. Saya tidak pernah merilis, Kalau merilis itu haknya pihak AdnanKio,” katanya.
Terkait pernyataan Peneliti Senior PT LSI, Toto Izzul Fatah bahwa hasil survei yang dipublis kubu AdnanKio sudah kedaluarsa, Ari menjelaskan tidak bisa dikatakan seperti itu.
“Tidak bisa juga dibilang basi. Semua tergantung kondisi politik lokal. Bisa saja hasil survei dua bulan lalu masih seperti itu,” elak Ari.
Lalu bagaimana tanggapan kubu pasangan nomor urut 4 Tenri Olleh Yasin Limpo-Hairul Muin (PastikanMi) soal hasil survei yang dirilis kubu Adnan Kio? ”Survei itu sangat menguntungkan pihak PasTikanMi,”ujar Tim Pengendali PasTikanMi, H Faisal Hijaz, kemarin.
Malahan, jubir PasTikanMi, Djaya Jumain menilai, rilis survei yang ada tidak mempengaruhi masyarakat pemilih dan tidak ada efeknya untuk mempengaruhi opini di masyarakat.
Djaya mengatakan, tim pemenangan PasTikanMi tidak terpengaruh dengan hasil survei karena pihaknya juga mempunyai konsultan politik dari Citra Komunikasi Indonesia (Cikom) LSI, Denny Ja yang memiliki kredibilitas yang bisa dipertanggungjawabkan.
Hal sama dilontarkan anggota DPR RI HM Amir Uskara. Ia mengatakan, hasil itu sudah sangat berubah dengan data yang ada saat ini.
Meski demikian, Amir mengaku kaget dan tak percaya dengan angka tersebut. Apalagi hasil kontrak antara PastikanMI dengan LSI seharusnya tidak boleh dipublikasi di media. “Itulah kenapa saya kaget tadi, kenapa bisa ada rilis survei LSI. Padahal sudah ada perjanjian kalau hasil survei hanya untuk konsumsi internal klien,” keluhnya. (sar/rif/cha/b)



×


Toto: Hasil Survei Gowa sudah Kedaluarsa

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar