MAKASSAR, BKM — Tawuran kembali pecah antar dua kelompok pemuda Daeng Nggunjung melawan pemuda Daeng Regge, Minggu dini hari (11/10), sekira pukul 01.00 wita.
Kedua kelompok saling serang dengan mengunakan batu, anak panah (busur) bahkan menggunakan dan senapan angin. Aparat dari Kepolisian Sektor (Polsek) Tallo yang turun ke lokasi bentrok juga tak luput dari serangan dari kedua kelompok yang bertikai. Beberapa petugas yang mencoba melerai tawuran nyaris terkena anak panah. Bahkan mobil patroli Polsek Tallo ikut jadi korban lemparan batu.
Kedua kelompok berhasil dipukul mundur, setelah petugas melepaskan tembakan peringatan ke udara beberapa kali. Informasi yang dihimpun BKM menyebutkan, aksi tawuran pecah akibat dendam lama.
“Lamami ini persoalan pak sudah bertahun-tahunmi kadang kalah sudah aman eh,hanya ada kesala pahaman sedikit diantara kedua kelompok pastinya saling serang,hingga kadang rumah kami disini kena lemparan batu,” kata, Daeng Te’ne, salah seorang warga di lokasi tawuran.
Kapolsek Tallo, AKP Henki Ismanto menjelaskan, perang kelompok yang terjadi di Jalan Daeng Regge melawan Ar Daeng Ngunjung kembali terjadi, setelah beberapa lama kedua kelompok saling menahan diri.
Kapolsek juga membenarkan, jika pecahnya aksi tawuran dipicu oleh dendam lama. Kendati demikian, Henki mengaku kalau dalam tawuran ini tak sampai menimbulkan korban jiwa dari dua kelompok yang bertikai.
“Tidak ada korban dalam tawuran ini. Tapi begitu, kami terus melakukan upaya presentif kepada kedua kelompok itu. Dengan upaya-upaya yang telah kami lakukan selama ini saat anggota kepolisian turun kelokasi kedua kelompok lansung redam,” kata Henki. (ish-ril/c)
Mobil Polisi Diberondong Batu
×

