MAROS,BKM–Kepolisian Resort Maros mengamankan 76 dinamit yang masuk dalam kategori daya ledak tinggi di dalam Gua Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Minggu (18/10) sore.
Penemuan amunisi ledak ini atas informasi seorang warga Dusun Salenrang Desa Salenrang Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Amiruddin (52). Amir mengaku menemukan bahan peledak yang terpendam di dalam gua.
Atas laporan Amir, satu unit Patroli Quick Respon Satsabhara Polres Maros langsung menuju ke TKP dan mensterilkan lokasi.
Kanit Reskrim Polsek Lau, Aiptu Amiruddin melaporkan penemuan dinamit itu ke Kapolsek Lau AKP Amir Mahmud.
“Di TKP ditemukan 76 batang dinamit, 35 batang pipa plastik, 16 unit penutup pipa besi, satu pipa besi paralon dan satu kaleng pelumas plastik merek Hatary,” kata Aiptu Amiruddin.
Kapolres Maros, AKBP Lafri Prasetyono membenarkan adanya penemuan 76 dinamit aktif tersebut.
Menurut Lafri, Senin (19/10), Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Polda Sulsel telah diturunkan untuk mengambil barang bukti bahan peledak tersebut.
“Tim Jihandak Polda Sulsel telah datang ke Polsek Lau Kabupaten Maros untuk mengamankan bahan peledak tersebut. Selain itu, tim Jihandak bersama jajaran Polres Maros turun ke TKP untuk menelusuri dan mencari fakta baru terkait asal usul dinamik tersebut,” paparnya.
Kapolres juga menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap berbagai isu yang berkembang terkait penemuan dinamit.
“Kami berharap masyarakat tidak gampang percaya terhadap isu yang berkembang mengenai penemuan bahan peledak ini, apalagi mau dihubungkan dengan pilkada, atau mau dihubungkan dengan teroris atau berbagai wacana lainnya, karena bahan peledak tersebut masih sementara diselidiki,” papar Lafri.
Lafri juga tidak ingin mengada-ada mengenai daya ledak dan jenisnya. “Kalau daya ledaknya tunggu hasil penyelidikan ya…,” tandasnya. (ari/cha/b)
76 Dinamit Aktif Ditemukan Dalam Gua
×

