pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Keluarga Korban Tabrakan Mengamuk

JENEPONTO, BKM — Keluarga korban kecelakaan lalulintas mengamuk di kantor Satuan Lalulintas Mapolres Jeneponto, Senin (19/10). Mereka memprotes sikap petugas yang belum melakukan penahanan terhadap sopir truk tronton, pelaku penabrakan Sudiyatmo bin Basir (25).
Korban tewas di tempat, saat mengendarai sepeda motor Yamaha Vixon Nopol DD 2702 GP di kampung Tamanroya di Desa Tuju Kec Bangkala Barat, Rabu (23/9) lalu.
Adapun mobil truk yang dikemudikan Suardi bin Nurdin jenis tronton 16 roda dengan Nopol DD 9999 XD. Sopir truk tersebut, beralamat di Kampung Teko, Kecamatan Ujung Bulu kab Bulukumba.
Namun hingga kini pelaku belum juga ditahan. Akibatnya, pihak keluarga korban geram dan langsung mendatangi Mapolres Jeneponto guna mempertanyakan proses hukum yang dilakukan Satlantas Polres Jeneponto.
“Tolong dengarkan jeritan kami. Saya sangat kehilangan anak kami apalagi sudah lebih dua puluh hari tidak ada tindakan tegas yang diambil polisi dan malah tetap membiarkan pelaku berkeliaran diluar. Ada apa ini?,” ibu korban, Kasmiati Daeng Sompa sambil histeris.
Kasmiati menuding kalau ada oknum Satlantas yang sengaja menutup-tutupi kasus ini. Bahkan keluarga korban mengancam akan melaporkan kasus ini ke pihak Polda Sulselbar.
Sayang, aksi protes Kasmiati hanya ditanggapi dingin pihak Mapolres. Adapun Kanit Laka, Aiptu Sidirman dan Kasatlantas, AKP Mustafa juga tidak berada ditempat. Keduanya dikabarkan tengah menghadiri kegiatan di luar kantor. (krk-ril/c)



×


Keluarga Korban Tabrakan Mengamuk

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar