TAKALAR, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar menanggapi seirus terkait maraknya kasus pungutan liar (pungli) disejumlah sekolah. Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Kadikpora) bahkan mewarning kepala sekolah (kespsek) yang terindikasi melakukan pungli.
Kadikpora Takalar, Saripul Alam Gassing mengaku persoalan pungli selalu menjadi penekanan yang utama tiap kali dirinya melakukan pertemuan bersama para kepsek, baik formal maupun informal.
“Saya selalu menekankan itu kepada para kepsek. Tidak bisa ada pungli kepada siswa karena pemerintah telah menggelontorkan dana untuk membiayai seluruh sendi pendidikan di Takalar,” jelas Saripul Alam, Jumat (23/10).
Saripul juga menegaskan, jika pihaknya tidak segan-segan mencopot jajarannya, termasuk otoritas sekolah, jika terbukti terlibat kasus pungli. Menurutnya, perbaikan dan peningkatan pendidikan dapat berlangsung dengan baik, jika dalam pribadi para pelaksana pendidikan di Takalar mempunyai niat yang tulus tanpa ada maksud memperkaya diri.
“Jika da bawahan atau kepala sekolah yang terbukti melakukan pungutan, tentu akan mendapat sanksi pencopotan atau penurunan pangkat,” tegasnya. (ari-ril/c)
Terbukti Pungli, Kepsek Dipecat
×

