pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Rebutan Cewek, Dua Geng Bentrok, Satu Tewas

MAKASSAR, BKM — Hanya gegara membantu teman menyelesaikan konflik asmara, Rifqi Agribi, warga komplek Bumi Tamalanrea Permai (BTP) meregang nyawa di Jalan Perintis Kemerdekaan, Senin (26/10) dini hari. Rifqi tewas setelah terkena tusukan badik di ketiak kiri.
Perkelahian berdarah yang menelan korban jiwa ini bermula dari perseteruan antara Edwar (20), mahasiswa UKI Paulus dengan seorang pria bernama Imam (21). Edwar dan Imam terlibat cekcok asmara untuk
memikat cinta gadis bernama Danti Indartuti.
Minggu (24/10) siang, Imam mengajak Edwar bertemu. “Suruh semua teman kamu bawa parang kita ketemu,”ujar Imam seperti yang ditirukan Edwar.
Nada ancaman yang dilontarkan Imam tak membuat Edwar gentar. Edwar bersama temannya, Rifqi Agribi mendatangi rumah teman Imam di komplek Nusa Tamalanrea Indah (NTI).
Saat tiba di NTI, Rifqi mengambil balok lalu memukul bagian depan mobil Avansa milik Imam. Setelah itu, keduanya beranjak. Imam yang tidak terima mobilnya dirusak mengontak Edwar via telepon.
Keduanya lalu janjian bertemu di Rumah Rifqi di Blok M komplek BTP. Namun pertemuan keduanya tak membuahkan solusi damai.
Imam beranjak dari rumah Rifqi dan tak lama kemudian kembali mengontak Edwar untuk bertemu di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya depan Toko Zogo. Edwar pun menuju ke lokasi itu bersama sembilan orang rekannya.
Tak terkecuali dengan Imam. Dia pun datang bersama teman-temannya. Kedua kelompok berseteru masing-masing membawa sejumlah senjata tajam berupa parang, badik dan busur.
Saat bertemu, kedua kelompok yang dipimpin Imam dan Edwar terlibat perkelahian kelompok. Alwi (19), rekan Edwar yang tercatat sebagai mahasiswa Unhas lebih dulu terluka kena sabetan parang di kaki kanan.
Menyusul kemudian, Rifqi Agribi yang terkapar bersimbah darah. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai pelayan kafe di Jalan Ince Daeng Ngoyo ini menderita luka tusukan badik di ketiak sebelah kanannya. Karena luka yang cukup parah, nyawa Rifqi tidak tertolong. Sementara di kubu Imam, seorang pria bernama Rian Frasma (20), mengalami luka parah karena lengan kanannya nyaris putus dibacok.
Kepala Kepolisian Sektor Tamalanrea, Kompol Roy Agung kepada BKM menjelaskan, dua kelompok pemuda bentrok hanya gegara persoalan pribadi Edwar dan Imam.
”Kasus ini masih kami dalami. Pelaku penganiayaan yang menewaskan Rifqi masih kami kejar. Kami juga masih memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini,” tegas Roy. (ish/cha/b)



×


Rebutan Cewek, Dua Geng Bentrok, Satu Tewas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar