pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Lewaran Warning Sembilan Kecamatan Penunggak Raskin

RANTEPAO, BKM — Tunggakan pembayaran beras untuk warga miskin (raskin) di Kabupaten Toraja Utara terus membengkak. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Torut Lewaran Rantela’bi pun memberikan warning kepada camat yang menunggak pembayaran raskinnya.
Ada sembilan dari 21 kecamatan di Torut yang menunggak raskin. Masing-masing Kecamatan Awan Rantekarua, Balusu, Kapalapitu, Buntao, Rantebua, Kesu’, Denpina, Rindingallo dan Tondon. Warga miskin di wilayah inipun terancam tidak mendapatkan raskin akibat masih besarnya tunggakan.
”Jika banyak kecamatan yang menunggak raskin, wajar kalau dipertanyakan. Sebab begitu raskin disalurkan, masyarakat langsung membayar. Pertanyaannya, dimana uangnya mengendap,” cetus Sekkab Lewaran Rantela’bi pada rapat monitoring penyaluran raskin di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara, Senin (2/11). Acara ini dibuka Wakil Bupati Frederik Buntang Robelayuk, dan dihadiri Kasi Intel Kejari Amri Kurniawan.
Di depan 21 camat yang hadir dalam rapat monitoring, Lewaran menyebutkan, jumlah rumah tangga sasaran raskin di Toraja Utara sebanyak 12.123. Dibandingkan laju pertumbuhan ekonomi dan income perkapita masyarakat Toraja Utara yang trennya mengalami peningkatan, menurut Lewaran, jumlah penerima raskin seharusnya turun dari tahun ke tahun.
Dalam kesempatan itu, Sekkab juga mengingatkan untuk mengefektifkan distribusi dan penyaluran raskin. ”Jangan ada yang coba-coba bermain. Karena sudah terbukti di beberapa kabupaten, oknum yang terbukti menyalahgunakan raskin, langsung diproses hukum,” tegas Lewaran.
Untuk menghindari kejadian serupa di Toraja Utara, lanjut Lewaran, semua stakeholder yang terlibat dalam proses distribusi raskin, jangan ada yang menyalahgunakan kewenangannya. Demikian pula para camat, agar terus berkordinasi dengan para kepala lembang untuk segera menyelesaikan utang raskin yang terus membengkak. Sebab Bulog tidak akan menyalurkan raskin jika masih menunggak.
Wabup FB Rombelayuk saat buka rapat, mengatakan persoalan kemiskinan terus mendera bangsa, termasuk di Toraja Utara. Hal ini disebabkan karena indikator masyarakat kategori miskin belum dipahami. Seperti saat pendataan masyarakat miskin yang tidak akurat, sehingga penyaluran raskin selama ini tidak tepat sasan.
”Kepada para kepala lembang, pada saat menerima raskin agar memeriksa secara teliti sebelum disalurkan ke masyarakat. Pastikan bahwa beras yang diterima dari Bulog layak konsumsi. Perbaiki pula administrasi pembayaran dari masyarakat,” kata Rombelayuk mengingatkan.
Sementara Kasi Intel Kejari Makale Amri Kurniawan, menegaskan tidak ada alasan bagi camat yang menunggak raskin untuk tidak melunasi utangnya. Sebab sanksi dari bulog sangat jelas, tidak akan mendistribusikan raskin ke daerah yang menunggak. ”Jika ini diberlakukan, tentu sangat merugikan masyarakat,” ujarnya. (gus/rus/c)



×


Lewaran Warning Sembilan Kecamatan Penunggak Raskin

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar