MAKASSAR, BKM–Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Badroddin Haiti menegaskan, pihaknya ikut bertanggung jawab atas kecelakaan maut yang menewaskan lima anggota TNI di Kabupaten Poso. Menurut Badroddin, rombongan anggota Kostrad 433/Js yang kecelakaan di jalan poros Kabupaten Poso, sedang menjalankan Operasi Camar Maleo yang bertugas mengejar kelompok teroris jaringan Santoso. Kecelakaan maut mobil TNI ini menewaskan lima orang dan melukai 16 anggota lainnya.
“Ini masih tanggung jawab saya, karena mereka masih berada pada ranah tertib sipil. Saya ikut berduka dengan gugurnya lima prajurit TNI dalam operasi Camar Maleo,” ungkap Badroddin kepada wartawan di Makassar, Selasa (17/11) siang. Lebih jauh Badroddin menegaskan, pihaknya mengajak seluruh prajurit Kostrad Kariango untuk tidak lengah dalam mengawasi gerakan teroris jaringan Santoso di wilayah Sulawesi.
“Kalau Polri dan TNI lengah, maka teroris semakin gencar melakukan aksinya. Tapi kalau ruang gerak mereka sempit, semakin mudah kita bisa meringkusnya,”ujarnya.
Sinergitas antara TNI-Polri untuk menjaring kelompok teroris, kata Badroddin, terbangun dengan baik. “Dengan sinergitas ini, maka kami siap memberantas terorisme,” katanya.
Badroddin menyempatkan diri mengunjungi Markas Kostrad 433/Js di Kariango. Pagi kemarin, Kapolri bersama rombongan menuju rumah duka Praka Junaedi di Kelurahan Malewang Kecamatan Polong Bangkeng, Kabupaten Takalar.
Kapolri didampingi Kapolda Sulsel Irjen Pol Pudji Hartanto menyerahkan bantauan kepada keluarga almarhum.
Praka Junaedi adalah satu dari empat anggota Kostrad yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas saat menjalankan tugas negara. Jenazah almarhum dimakamkan di Takalar dekat makam ibundanya, Nurhayati.
Puluhan anggota TNI berseragam dinas memadati rumah almarhum Praka Junaedi.
Tak hanya itu, di rumah duka juga banjir karangan bunga ikut berduka cita dari petinggi TNI dan Polri.
Pemakaman dilakukan secara militer dipimpin oleh Kasdim Mayor Inf Adri.
“Praka Junaedi meninggal dalam menjalankan tugas negara dan bangsa semoga pihak keluarga diberi ketabahan dan keikhlasan,” tutur Mayor Inf Adri. (ish/cha/b)
Kapolri: Kami Ikut Bertanggungjawab
Soal Kecelakaan Maut yang Menewaskan 5 Prajurit TNI di Poso
×

