MAKASSAR, BKM — Kepolisian Sektro (Polsek) Tamalanrea menciduk dua pelaku kasus pembobolan Gedung Pusat Kegiatan Penelitian (PKP) Unhas. Para pelaku ini dicokok polisi saat tengah berada di Jalan Bung, Lorong 7 Nomo 9, Jumat (20/11) serira pukul 18.30 Wita.
Kedua pelaku masing-masing Muh Arif Als Arif, seorang siswa SMK swasta di Makassar. Sementara satu pelaku, Ardiansyah Alias Ardi berstatus cleaning service di Kampus Unhas. Polisi juga masih mengejar satu pelaku lainnya, yakni Syahrullah Alias Ulla yang juga berstatus cleaning service di kampus Unhas.
Dihadapan petugas, pelaku mengakui kejahatannya. Pencurian dilakukan dengan cara mebobol dan menggondol beberapa barang elektronik di kantor tersebut.
“Saya bertiga pak. Kalau saya sudah dua kalimi menccuri di PKP. Sebelum mencuri, kami kumpul dulu di rumah Asrul untuk membagi tugas,” ungkap Ardi.
Senada yang diungkapkan Ardi, tersangka lainnya, Arif juga mengaku jika dirinya bersama temannya mengatur jalannya aksi pencrian di PKP.
“Kita biasanya bagi tugas sebelum masuk ke gedung PKP pak,” ujarnya.
Usai mengatur rencana, ketiganya menuju ke gedung PKP dengan mengendarai sepeda motor. Setibanya di gedung PKP, para pelaku kemudian mencungkil pintu masuk dan mengambil barang elektronik yang ada didalam kantor PKP.
Selama menjalankan aksinya, para pelaku berhasil mengabil 4 unit proyektor, 3 unit layar monitor LCD, 2 unit CPU, 1 unit Notbook Lenovo S 100.2, serta sejumlah uang tunai pak. Hasil kejahatan pelaku kemudian dijual ke seorang penada.
Kapolsek Tamalanrea, Kompol Roy Agung yang dikonfirmasi BKM membenarkan penangkapan dua pelaku pemobobolan gedung PKP Unhas.
“Dua dari tiga pelaku berhasil kami ringkus sementara satu orang pelaku masih dalam pengejaran (DPO). Kedua pelaku mengakui kejahatannya lalu menjual kepenadahnya bernama Adi. Setelah itu mereka membagi hasil curiannya,” kata Roy Agung, Minggu kepada BKM (22/11). (ish-ril/b)
Pembobol PKP Unhas Berstatus Pelajar dan Cleaning Service
×

