MAKASSAR, BKM — Tim Resmob Polrestabes Makassar membekuk resedivis kasus pembobolan rumah mewah, bernama Sultan alias Botak,(35). Tersangka tumbang setelah mendapat hadiah timah panas polisi, saat penggerebekan di rumahnya, Jalan Karunrung, Kecamatan Rappocini, Selasa (24/11), sekitar pukul 05.00 Wita.
Botak dikenal lihai setiap kali melancarkan aksinya. Botak tak sendiri, dia punya jaringan dan dikenal spesialis kasus pencurian dan pembombolan rumah kosong.
Kasubnit Resmob Polrestabes Makassar, Ipda Reskika Atmada yang dikonfirmasi mengaku, tindakan tegas terpaksa dilakukan pihaknya lantaran Botak berusaha melarikan diri saat digelandang ke Mapolsek Rappocini.
“Setelah menerima informasi bahwa tersangka berada di rumahnya, kami lansung ke sana. Awalnya tersangka diringkus tanpa perlawanan, namun saat digelandang ke Mapolsek Rappocini, tersangka berontak dan berusaha kabur. Kami sudah melakukan peringatan dengan tembakan tiga kali ke udara, namun tidak dihiraukan oleh tersangka,” kata Ipda Reskika.
Botak tumbang dengan setelah satu butir timah panas bersarang di bagian kakinya. Tersangka Botak kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani perawatan medis.
“Botak ini residivis yang sudah dua kali keluar masuk tahanan rutan dengan kasus yang sama. Yang bersangkutan memiliki komplotan. Tersangka lain yang masuk komplotan Botak saat ini masih kita kejar,” ujar Reskika.
Usai mendapat perawatan medis, tersangka kemudian digelandang ke Mapolsek Rappocini untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dihadapan petugas, Botak mengaku sudah puluhan kali melakukan aksi pencurian di rumah mewah. Selain bersama rekannya, Botak juga mengaku memanfaatkan kekasihnya untuk memantau situasi di lokasi pencurian.
“Saya puluhan kali pak. Saya tidak sendiri, biasa sama rekan saya. Biasa juga saya ditemani pacarku. Saya yang masuk lalu pacarku yang menjaga situasi di luar. Kalau ada sesuatu yang mencurigakan, pacar saya langsung memberi isyarat,” ungkap Botak.
Dari data pihak kepolisian, Botak tercatat memiliki 12 laporan polisi atas kasus pembobolan rumah mewah.
“Ada 12 lokasi dalam laporan tersangka. Selain diwilayah Makassar, tersangka juga pernah mendekam di sel Mapolres Maros,” tandas Ipda Reskika.
Terpisah, Kapolsek Rappocini, AKP Muari mengatakan, penangkapan Botak adalah hasil pengembangan tersangka lain yang lebih dulu diamankan pihaknya. Adapun komplotan Botak yang diciduk sebelumnya, masing-masing, Muhammad Yaya Saputra (17),Joni Iskandar alias Joni (15). Selain tersangka pencurian, pihaknya juga berhasil membekuk tiga orang penadah barang curian, yakni Ruslan Daeng Siriwa (24), M. Fiklin Lamasila (18), Muhammad Hadi Munawir alias Nawir (31)
“Mereka memang punya komplotan. Beberapa tersangka pencurian dan penadahnya sudah diamankan. Dari pengekuan itu, dilakukan pengembangan untuk mencium jejak tersangka Botak,” kata Muari.
Muari mengaku jika pihaknya juga masih melakukan pengejaran terhadapn tersangka lain yang masuk dalam jaringan Botak. Dari tangan Botak pihaknya mengamankan barang bukti berupa 1 unit TV LCD 14 inc merek Sharp dan 1 unit TV LCD 14 inc merek Ekedo.
“Kami masih melakukan pengejaran untuk tersangka lainnya. Identitas mereka yang belum diamankan sudah kami kantongi, termasuk pacar tersangka,” ungkap Muari. (ish-ril/b)
Botak Tumbang Ditangan Polisi
Spesialis Pemobobol Rumah Paling Dicari
×

